nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembangkan Wisata Edukasi, Tabanan Raih Penghargaan Indonesia's Attractiveness Award 2018

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Minggu 16 September 2018 16:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 16 406 1951208 kembangkan-wisata-edukasi-tabanan-raih-penghargaan-indonesia-s-attractiveness-award-2018-0FNEYQOhQu.jpg Bupati Tabanan, Ni Putu Eka menerima penghargaan Indonesia's Attractiveness Award 2018

KABUPATEN Tabanan, Bali meraih penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2018. Ini adalah penghargaan kedua kalinya yang diterima oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Penghargaan peringkat platinum untuk kategori kabupaten terbaik dalam kembangkan pariwisata di Tabanan Bali diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada Bupati Tabanan Bali Ni Putu Eka Wiryastuti di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (14/9) malam.

Ni Putu Eka Wiryastuti mengucapkan rasa bahagia atas penghargaan tersebut. Dalam keterangan yang diterima Okezone, Minggu (16/9/2018),  ia mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan dukungan untuk membangun dan membuat perubahan di Tabanan.

“Penghargaan ini ditujukan untuk masyarakat Tabanan karena mereka adalah pelaku serta penikmat penghargaan ini secara langsung. Penghargaan ini juga berkat kinerja dan dukungan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas terkait," ujar Bupati Eka pada acara penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award 2018.

 (Baca Juga:4 Rekomendasi Cooking Class di Bali Biar Jago Masak Kaya Raisa)

Sektor pariwisata merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seringkali memberikan kontribusi besar bagi perkembangan suatu daerah. Termasuk yang dirasakan oleh masyarakat di Tabanan. Bupati Eka juga mengungkapkan saat ini pariwisata di sejumlah desa di Tabanan terus dikembangkan.

“Saat ini kami juga terus mengembangkan pariwisata yang ada di Tabanan di antaranya dengan meningkatkan desa wisata yang saat ini berjumlah 22 desa dengan kearifan lokal daerahnya masing-masing. Selain itu kita juga sudah memiliki 97 BUMDes di Tabanan," paparnya.

Selain itu, Bupati Eka juga mengembangkan wisata edukasi untuk anak-anak dan pemuda. Hal ini dilakukan agar generasi muda mempelajari, mencintai, dan melestarikan wisata lokal.

“Saat ini banyak sekali generasi muda yang tidak mengetahui dan kurang menyukai budaya lokal, banyak dari mereka lebih senang untuk berkunjung ke wisata modern padahal dengan mereka mempelajari budaya dan wisata lokal mereka akan mempunyai wawasan untuk mengembangkan budaya lokal dan wisata yang ada di daerah itu sendiri," jelas Bupati Eka.

 (Baca Juga:Cerita dari Dapur Presiden, Intip Aneka Hidangan yang Sering Tersaji di Istana Negara)

Ia berharap dengan mengembangkan sektor pariwisata yang ada di Tabanan, perekonomian masyarakat lebih meningkat. Salah satu kawasan yang dijadikan lokasi edukasi wisata adalah Jatiluwih.

“Selain itu kami juga akan mengadakan berbagai festival sebagai salah satu ajang untuk mempromosikan wisata yang ada di Tabanan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan-Bali, I Made Yasa mengungkapkan program Bupati Tabanan Bali sangat sesuai dengan visi misi yang telah dibuat.

“Saat ini pariwisata di Tabanan terus meningkat sekitar 15 - 20 persen per tahunnya, tercatat pada tahun 2017 angka wisatawan mencapai 6,5 juta. Kita juga selalu menjaga konsep kenyamanan dan kebersihan sesuai dengan Sapta Pesona dan Nawacita yang selalu melibatkan semua masyarakat untuk bersinergi dalam menyejahterakan Kabupaten Tabanan," ungkap Made Yasa.

Dalam kesempatan tersebut, Tjahjo Kumolo juga menyampaikan bahwa dengan diadakannya acara tersebut mampu memberikan motivasi untuk seluruh kepala daerah.

“Saya berharap dengan acara ini menjadi gairah kepada seluruh kepala daerah untuk lebih berani mengambil peran dan berani mengambil inovasi demi percepatan dan demi kesejahteraan untuk mewujudkan tata kelola daerah yang memiliki inovasi dalam berbagai hal. Acara ini merupakan kegiatan penting dan sangat strategis dalam rangka memajukan perekonomian dan daya saing dari masing-masing daerah," pungkas Tjahjo.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini