nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vampire Facial, Metode Kecantikan dengan Darah yang Berbahaya

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 17 September 2018 06:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 17 194 1951334 vampire-facial-metode-kecantikan-dengan-darah-yang-berbahaya-KEMXNu1YbT.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GUNA mempercantik penampilan, wanita kerap melakukan banyak cara. Terkadang, cara-cara yang dilakukan memang cukup ajaib. Seperti yang satu ini, menggunakan darah untuk masker wajah.

Masker wajah, yang kemudian dikenal dengan vampire facial ini, memang sudah digunakan oleh banyak wanita, salah satunya adalah Kim Kardashian. Namun, tidak semua metode tersebut ternyata sehat.

Dalam sebuah penelitian tersebut, ternyata vampire facial bisa memicu seseorang tertular HIV. Memang, pertama kali melihat cara memakai masker ini akan membuat kesan jijik atau bahkan ngilu. Bagaimana tidak, wajah Anda akan ditutupi darah, mirip sekali dengan vampir yang memang mengonsumsi darah.

Baca Juga: Viral #CrazyRichSurabayan di Media Sosial, 8 Momen Ini Bikin Kamu Iri Banget!

(Foto: People)

Awalnya, metode ini pertama kali dipopulerkan oleh sebuah salon kecantikan di Albuquerque, New Mexico. Sayangnya, banyak kontroversi karena alasan kesehatan. Meski demikian, metode ini tetap digunakan oleh beberapa bintang Hollywood, sebagai terapi kecantikan non-bedah.

Meski begitu, Departemen Kesehatan New Mexico mengatakan, vampire facial bisa membuat seseorang mengalami menyarankan infeksi atau bahkan HIV. Sekalipun yang dijadikan masker adalah darah sendiri yang disedot dengan suntikan.

"Sangat penting bahwa siapa saja yang melakukan vampire facial, sangat berisiko mengidap HIV. Ada temuan tersebut dari uji laboratorium yang kita adakan," jelas Sekretaris Kabinet Departemen Kesehatan New Mexico Lynn Gallagher, dilansir Okezone dari Newser.

Meski prosedur non-bedah, darah yang diambil dari tubuh seseorang dengan jarum, namun tidak ada jaminan bahwa jarum yang digunakan tidak digunakan bersama. Akibatnya, keamanan dan higienitasnya pun tidak terjamin.

Baca Juga: Penampakan Kuntilanak Nangkring di Pohon, Netizen Kaitkan Mitos Mengerikan!

(Foto: Allure)

Dalam melakukan vampire facial, darah Anda akan diambil, kemudian ditempatkan dalam centrifuge, yang berputar dengan kecepatan tinggi untuk memisahkan plasma, termasuk plasma yang kaya trombosit atau PRP dari komponen darah lainnya.

PRP yang mengandung faktor pertumbuhan dan protein, diklaim bisa bermanfaat ketika diterapkan pada kulit dan bagian lain dari tubuh.

Dalam vampire facial, untuk meningkatkan penyerapan PRP oleh kulit, seseorang bakal menerima microneedling atau microdermabrasion di wajah mereka. PRP tersebut diekstrak dari darah, kemudian dioleskan ke kulit.

Prosedur lainnya ada juga yang disebut vampire facelift. Caranya adalah menyuntikkan PRP ke kulit dan bukan hanya mengoleskannya di wajah.

Karena berbahaya, jangan sekali-sekali mencoba perawatan ini, meskipun dipopulerkan orang publik figur. Dampaknya bisa memicu Anda terkena penyakit infeksi ganas yang dapat mengancam nyawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini