nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangga! 6 Desainer Indonesia Tampil di Contemporary Muslim Fashions di De Young Museum San Fransisco

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 17 September 2018 21:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 17 194 1951736 bangga-6-desainer-indonesia-tampil-di-contemporary-muslim-fashions-di-de-young-museum-san-fransisco-FK4AGUeVs1.jpeg Dian Pelangi, Nur Zahra dan Itang Yunasz (Foto: Ardi/Okezone)

MENJADI kebanggaan tersendiri ketika anak bangsa bisa menunjukkan keahliannya di mata dunia. Termasuk 6 desainer asal Indonesia yang bakal tampil di ajang pameran mode Muslim pertama di dunia, yaitu Contemporary Muslim Fashions.

Event ini sendiri akan dilangsungkan di De Young Museum, Fine Arts Museum of San Fransisco mulai 22 September 2018 hingga 7 Januari 2019. Pada acara tersebut, desainer Indonesia yang memiliki kesempatan emas ini adalah Dian Pelangi, Itang Yunasz, Khanaan, NurZahra, Rani Hatta, dan IKYK.

"Ini adalah prestasi bukan hanya atas nama saya sendiri, tetapi banyak pihak. Inshaallah brand Dian Pelangi akan terlibat langsung juga di pembukaan acara ini di 20 September 2018. Tidak sembarang desainer bisa tampil di sana, karena kurasi sekitar 2 tahun pun mesti saya ikuti dan Alhamdulillah sampai akhirnya bisa tampil sebentar lagi," papar Dian Pelangi saat diwawancarai Okezone di Konfrensi Pers Contemporary Muslim Fashions di kawasan Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018).

 (Baca Juga:Pakai Hijab di Kontes Kecantikan Internasional, Wanita Berdarah Indonesia Ini Curi Perhatian)

Dian melanjutkan, terkait dengan proses kurasi designer itu sendiri, menurutnya karakteristik dan budaya Indonesia mesti terlihat dari koleksi sang designer.

"Menurut saya, para kurator mencari siapa desainer yang memiliki kisah atau cerita tersendiri dari koleksinya. Saya juga percaya bahwa para desainer yang terpilih ini mampu menggabungkan desain koleksi, kultur Indonesia, dan tentunya kaidah agaka itu sendiri," ungkap Dian yang pada kesempatan ini ternyata memboyong 3 koleksi terbaiknya.

 

Hal itu juga dijelaskan Itang Yunasz. Baginya, hal penting yang kemudian membuat para kurator ini memilih 6 designer Indonesia ini adalah karater atau DNA dari setiap koleksi yang diciptakan. DNA tersebut yang kemudian dinilai apakah bisa menjadi representasi Indonesia atau tidak.

"Untuk koleksi yang bakal tampil di Contemporary Muslim Fashions nanti, saya membawa 3 looks di mana saya ingin menampilkan keindahan kain Sumba dan penciptaan atau ilusi grafis di motif koleksi saya," ungkap Itang di momen yang sama.

 (Baca Juga:Ini Alasan Sebagian Wanita Rela Tempelkan Sarang Tawon di Vaginanya)

Dengan rasa Sumba tersebut, sambung Itang, dia coba memperlihatkan bagaimana unsur ethnik dalam sebuah koleksi busana bisa terlihat lebih internasional.

"Tiga koleksi itu adalah kaftan dalam bentuk yang lebih kontemporer, outer jacket long full of embroidery handmade, dan satu lagi adalah short jacket," tambahnya.

Sementara itu, Designer lain yaitu Khanaan, menceritakan bahwa dirinya yang sampai saat ini fokus pada motif batik pun bangga bisa terlibat dalam event ini.

"Ciri khas saya adalah batik halus yang juga menggabungkan rasa modern di dalamnya, makanya erat kaitannya dengan acara ini," kata Khanaan.

Dalam kesempatan ini, Khanaan membawa 2 koleksi terbaiknya. "Pada awalnya kurator meminta saya untuk membuat 3 koleksi, tapi karena proses pembuatan koleksi adalah handmade dan mesti membuat batik baru, saya menyanggupinya 2 koleksi dan Alhamdulillah bisa ikut membanggakan Indonesia," tambahnya.

Di lain sisi, event ini juga tidak hanya menampilkan koleksi busana, tetapi juga bakal ada talkshow mengenai teknologi dan fashion. Secara beruntung, Dian Pelangi bakal menjadi pembicara di salah satu event talkshow ini. Dia bakal membawakan materi pengaruh media sosial terhadap hijabers di dunia.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini