nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sammy Simorangkir Prihatin Danau Toba Sepi Wisatawan

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 17 September 2018 07:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 17 406 1951377 sammy-simorangkir-prihatin-danau-toba-sepi-wisatawan-3OaTwA0sot.jpg Danau Toba (Foto: Cosmopolitan FM)

DANAU Toba adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Tanah Air yang ikonik. Namun sayangnya, beberapa waktu belakangan ini, minat wisatawan untuk memilih Danau Toba sebagai destinasi wisata sedang menurun. Bisa dikatakan, sekarang Danau Toba sedang kalah pamor dengan tempat wisata lain, sebut saja seperti Gunung Bromo atau Sumba yang sedang sekarang begitu hits di kalangan traveler.

Adanya penurunan animo terhadap Danau Toba sebagai tujuan untuk berlibur, sejatinya memang disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti pandangan dari solois Sammy Simorangkir, sebagai pemuda asli Sumatera.

Menurutnya,  sekarang Danau Toba tidak semenonjol tempat-tempat wisata lainnya di Indonesia salah satunya ialah kurang mumpuninya pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dari pemerintah, hingga kurang diedukasinya masyarakat setempat.

“Wisatawan turun? Jujur saja nih ya, menurut saya awal mulanya karena banyak pejabat-pejabat yang ditangkap KPK dari sana. Ya bagaimana mau maju kalau untuk pembangunan infrastrukturnya dikorupsi. Selama ini di Medan itu enggak usah tutup mata di sana itu luar biasa ganasnya. Tetapi ya, sekarang dengan adanya bandara Silangit itu luar biasa, ada peningkatan yang signifikan,” jelas Sammy kala ditemui Minggu (16/9/2018) usai tampil dalam acara penutupan sell mission Kementerian Pariwisata Republik Indonesia “Sell Mission Pariwisata Prioritas Danau Toba-Ayo ke Toba” di Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, di sisi lain terkait dengan digelarnya acara Sell Mission Pariwisata Prioritas Danau Toba “Ayo ke Toba” di Surabaya yang digelar Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk menarik kembali minat wisatawan terutama dari Jawa Timur untuk berwisata ke Danau Toba, Sammy sendiri merasa optimis sekaligus tetap merasa bahwa di balik ini tentunya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan agar pariwisata Danau Toba kembali naik pamornya.

“Dengan adanya acara ini optimis atau enggak bisa naikin minat wisatawan? Optimis harus, tapi kita juga enggak ngoyo tiba-tiba optimis dan tenang-tenang saja. Selama yang dari bawah enggak dibentuk dan enggak diberesin ya itu susah. Pemerintah harus turun tangan agar infrastruktur dan transportasinya dibenerin. Diedukasi juga pola pikir masyarakatnya, bahwa ini bisa menghasilkan devisa dan kehidupan yang layak untuk masyarakat sekitar Toba,” tandas pria 36 tahun tersebut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini