nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Cerdas Konsumsi Karbohidrat, Beri Jeda Waktu hingga Tunggu Dingin Dulu!

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 17 September 2018 20:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 17 481 1951709 cara-cerdas-konsumsi-karbohidrat-beri-jeda-waktu-hingga-tunggu-dingin-dulu-6ZVYdsmK23.jpg Nasi Kuning (Okezone)

BANYAK orang yang dengan sengaja menghindari karbohidrat seperti roti, pasta, dan kentang karena sedang berusaha menurunkan berat badan atau menjaganya tetap ideal. Selain itu, beberapa jenis karbohidrat juga mengandung indeks glikemik yang cukup tinggi sehingga berbahaya bagi mereka yang memiliki diabetes. Padahal karbohidrat tetap dibutuhkan oleh tubuh sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dengan begitu orang tetap bisa makan karbohidrat dan mendapatkan manfaatnya tanpa takut terkena dampak buruk. Melansir The Sun, Senin (17/9/2018), inilah cara-cara yang bisa dicoba :

Karbohidrat

 Baca juga: Penampakan Kuntilanak Nangkring di Pohon, Netizen Kaitkan Mitos Mengerikan!

1. Berikan jeda waktu

Karbohidrat tetap harus dikonsumsi setiap hari, namun tidak perlu mengonsumsinya tiap kali waktu makan. Berikan jeda untuk mengonsumsi, sebagai contoh bila sudah makan karbohidrat di pagi hari, maka baru makan lagi di malam hari. Menurut Dr Adam Collins dari University of Surrey yang melakukan penelitian mengenai hal ini, proses pencernaan karbohidrat olahan seperti roti putih dan pasta akan efektif dengan memberikan jeda waktu. Semakin lama jarak yang diberikan, maka semakin sedikit glukosa dalam darah Anda akan disimpan sebagai lemak.

2. Makan karbohidrat yang sudah dingin

Banyak di antara kita yang lebih senang makan nasi dalam keadaan panas dibandingkan dingin. Padahal hal itu dapat memberikan perbedaan yang cukup signifikan. Indeks glikemik dari karbohidrat sewaktu panas lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang sudah dalam kondisi dingin. Pendinginan dapat mengubah struktur molekul karbohidrat dan meningkatkan jumlah pati resisten yang terkandung. Untuk itu, makanlah karbohidrat seperti pasta yang sudah dalam keadaan dingin.

 Baca juga: Gaya-Gaya Chef saat Memasak, Nomer 2 Bikin Pria Gagal Fokus!

Karbo

3. Makan 90 menit sebelum latihan

Seperti yang diketahui, karbohidrat dibutuhkan sebagai bahan bakar energi. Supaya tidak tersimpan sebagai lemak, makanlah karbohidrat paling tidak 90 menit sebelum berolahraga. Dengan begitu karbohidrat akan dimanfaatkan sebagai sumber energi. Selain itu, bisa juga dikonsumsi 90 menit setelahnya. Jangan langsung dimakan sehabis berolahraga karena dapat mematikan saklar pembakaran lemak.

4. Letakkan roti di dalam freezer

Membekukan roti di freezer dan kemudian mendinginkannya sebelum dikonsumsi dapat menurunkan indeks glikemik hingga 40%. Dengan begitu karbohidrat lebih banyak memberi energi dan membuat merasa kenyang lebih lama.

 Baca juga: Melenggang di New York Fashion Week, Putri Madonna Pamer Kaki Penuh Bulu

5. Tambahkan minyak kelapa

Sebuah penelitian menemukan menambahkan satu sendok teh minyak kelapa ke beras ketika di rebus dan kemudian mendinginkannya selama 12 jam setelah matang dapat mengurangi kalori. Selain itu, kadar indeks glikemiknya juga lebih rendah.

6. Konsumsi protein

Terkadang meskipun sudah mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup timbul perasaan lapar yang mendorong seseorang untuk makan lagi. Jika sudah begitu, beralihlah ke sesuatu yang lebih sehat dibanding makan karbohidrat lagi. Konsumsilah camilan yang kaya akan protein seperti kacang edamame, sayuran rebus, atau telur rebus.

(rzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini