nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Dewasa yang Buru-Buru Bercinta Setelah Sunat Berisiko Kena HIV

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 18 September 2018 00:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 17 481 1951813 pria-dewasa-yang-buru-buru-bercinta-setelah-sunat-berisiko-kena-hiv-02lC0DvEzl.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

 TIDAK sedikit dari pria dewasa yang baru melakukan khitanan atau sunat atau dalam bahasa medisnya sirkumsisi. Biasanya, kejadian seperti ini dilakukan oleh mereka yang akhirnya tercerahkan kalau sunat memang baik untuk kesehatan pria.

Malah, menurut agama Islam, sunat ini diwajibkan untuk seluruh laki-laki. Sebab, banyak diyakini bisa membawa manfaat bagi kesehatan, salah satunya meminimalisir risiko terkena penyakit seks menular.

Jika merujuk pada sunat dalam ajaran Islam, biasanya dilakukan pada usia anak-anak. Bahkan, pada beberapa kondisi, ada anak laki-laki yang disunat setelah dia dilahirkan. Ini biasanya berkaitan dengan adanya masalah dalam saluran kencing si bayi.

Nah, pada mereka yang disunat pada usia dewasa, ternyata ada hal yang harus diperhatikan. Adalah kegiatan seksual yang faktanya tidak boleh langsung dilakukan sehari atau seminggu setelah disunat. Hal ini berkaitan dengan penyebaran virus HIV.

 (Baca Juga:Ibu Hamil Santap Makanan yang Ada Tikusnya, Pihak Resto Malah Tawarkan Ganti Rugi untuk Aborsi)


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pria sebaiknya menjauhkan diri dari seks setidaknya 42 hari setelah mereka disunat untuk memungkinkan penyembuhan total. Jika Anda keukeuh ingin melakukan seks di bawah 42 hari, luka terbuka atau peradangan pada penis yang akan bertanggung jawab menyebarkan HIV.

Dilansir Okezone dalam materi online MCC, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Illinois di Chicago dan Nyanza Reproductive Health Society (NRHS), menjelaskan bahwa dari 232 laki-laki yang diteliti, 95 persen dari pria dewasa yang disunat, sembuh dalam kurun waktu 6 minggu.

"Hampir 65 persen sembuh pada minggu keempat dan 83 persen disembuhkan pada minggu kelima," kata peneliti yang melakukan penelitian di Pusat Penelitian dan Pelatihan UNIM di Kisumu, Kenya.

Penelitian itu juga menemukan, laki-laki dengan HIV-positif dan HIV-negatif tidak berbeda dalam waktu yang dibutuhkan untuk sembuh pasca sunat. Peserta studi juga cenderung percaya bahwa penyembuhan luka dengan tanpa dokter lebih lama daripada yang dilakukan oleh dokter.

 (Baca Juga:Cara Cerdas Konsumsi Karbohidrat, Beri Jeda Waktu hingga Tunggu Dingin Dulu!)

Nah, terkait dengan data pria dewasa sunat dan hubungan seks, ternyata hanya 7 persen dari peserta melaporkan melakukan hubungan seks tanpa kondom sebelum luka dinyatakan sempurna oleh dokter.

Namun, secara keseluruhan, hampir 38 persen pria melaporkan melakukan hubungan seks sebelum 42 hari proses penyembuhan. Sementara itu, lebih dari 81 persen pria pada penelitian ini melaporkan menggunakan kondom atau sudah sembuh untuk melakukan hubungan seksual.

Jadi, sebaiknya tunggu waktu yang tepat untuk bercinta kembali. Ingat, kesehatan Anda dan pasangan juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini