Bisakah Penderita Laktosa Intoleran Konsumsi Susu?

Firda Janati, Jurnalis · Rabu 19 September 2018 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 19 481 1952638 bisakah-penderita-laktosa-intoleran-konsumsi-susu-TqMvSofh5n.jpg Laktosa Intoleran (Foto: Attutamma)

SUSU dikenal dapat membantu kesehatan tubuh, tulang, dan gigi. Tapi sayang, tak semua orang dapat mengonsumni minuman yang kaya manfaat ini. Orang yang tak bisa mengonsumi susu biasanya mengalami gejala seperti diare setiap kali setelah minum susu.

Ada beberapa kondisi yang mendasari kenapa diare muncul setelah minum susu. Salah satunya adalah intolerasi laktosa atau alergi susu. Sering kali orang salah menduga apakah tanda tersebut disebabkan alergi susu atau karena intoleransi laktosa.

Dikutip Okezone dari Newhealthadvisor, Rabu (19/8/2018), Intoleransi laktosa adalah di mana ketika tubuh Anda kekurangan laktase. Laktase merupakan sejenis enzim yang bertanggung jawab untuk mencerna laktosa dalam sistem tubuh Anda. Mereka yang mengalami intoleransi laktosa biasanya akan mengalami gejala kram perut, mual, muntah, buang gas, dan kembung. Gejala ini muncul setelah 15 menit hingga 2 jam setelah mengonsumsi susu.

(Baca Juga: 10 Transgender Ini Cantiknya Gak Kalah dengan Perempuan Asli, Lihat Saja Sendiri!)

Lalu apakah seorang penderita Intoleransi Laktosa tidak boleh mengonsumsi susu? Tidak ada pengobatan yang dapat memengaruhi tubuh untuk memproses laktosa. Hal ini bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi susu. Ada beberapa cara untuk mengendalikan dan menghindari pemicunya.

Ganti susu dengan produk susu yang terbuat dari makanan lain

Ada beberapa makanan yang dapat dijadikan susu, seperti susu dari kacang-kacangan (almond), kedelai, nondairy creamers, keju, atau tahu. Perlu diperhatikan bahwa produk tersebut memiliki manfaat gizi yang setara dengan susu.

Kurangi asupan susu atau produk yang mengandung susu

Rata-rata orang dapat memiliki jumlah laktosa setiap harinya 10 g. Bagi Anda penderita intoleransi laktosa, Anda harus mengonsumsi susu bebas lemak, skim, dan lebih sedikit mengandung laktosa. Anda juga dapat mengonsumsi keju cheddar yang hanya memiliki 0,9 g laktosa per potong.

 

Mengonsumsi susu dengan diimbangi dengan makanan lain

Mengonsumsi susu dengan dicampur makanan lain dapat melawan gejala intoleransi laktosa. Misalnya, makan oatmeal dengan susu, atau keju dengan roti. Hal tersebut dapat mengurangi reaksi yang ditimbulkan.

Makan atau minum produk susu dengan jumlah sedikit

Bagi penderita intoleransi laktosa sebaiknya makan dan minum produk yang mengandung susu dalam jumlah sedikit setiap hari, tidak berlebihan. Seringkali, penderita intoleransi laktosa akan melakukan hal ini untuk menghindari gejala.

 (Baca Juga: Pakai Hijab di Kontes Kecantikan Internasional, Wanita Berdarah Indonesia Ini Curi Perhatian)

Suplemen laktase

Sumplemen laktosa dapat membantu mencerna laktase. Sumplemen ini berupa pil yang dapat diminum langsung atau Anda bisa mengonsumsinya dengan susu dan makanan lainnya.

Namun, perlu untuk diingat. Bagi penderita intoleransi laktosa yang parah, satu-satunya cara adalah menghindari makanan yang mengandung banyak laktosa. Beberapa produk yang mengandung laktosa adalah sup instan, makanan yang di panggang, pancake, saus salad, coklat, susu, dan margarin. Selain itu, pastikan Anda juga mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D, kalsium, Riboflavin, dan protein.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini