nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vlogger Ini Tantang Wanita Cantik untuk Nyebur di Sungai Paling Kotor Sedunia

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 20 September 2018 14:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 20 196 1953139 vlogger-ini-tantang-wanita-cantik-untuk-nyebur-di-sungai-paling-kotor-sedunia-CewdyYT02V.jpg Wil Dasovich. (Foto: NextShark)

BANYAK orang melakukan aksi-aksi yang cukup ekstrem untuk menghibur orang lain. Meski demikian, tidak semua aksi tersebut ditujukan hanya untuk hiburan, ada juga beberapa yang memiliki tujuan sosial.

Seperti yang dilakukan oleh vlogger Wil Dasovich, seorang vlogger dan model keturunan Filipina-Amerika. Mengutip laman Nextshark, Kamis (20/9/2018), dia menantang temannya ikut berenang di salah satu perairan paling tercemar di dunia. Hal ini untuk membuktikan seberapa buruknya jika berenang di sana.

Bersama dengan wanita seksi, yang merupakan teman masa kecilnya dari Amerika Serikat dan temannya, Dasovich pergi ke Sungai Pasig di Manila, Filipina, sebagai bagian dari leluconnya.

Keadaan Sungai Pasig saat ini tidak seburuk seperti pada tahun 1990 ketika sungai sepanjang 25 kilometer (15 mil) itu dianggap 'mati secara biologis', menurut direktur eksekutif Komisi Rehabilitasi Pasig River (PRRC), Jose Goitia, walaupun sudah tidak seburuk dulu, namun sungai tersebut masih sangat tercemar.

Baca Juga: Baju-Baju Cacat di London Fashion Week, Salah Satunya Sebabkan Puting Mengintip!

Dalam video tersebut, Dasovich berhasil meyakinkan teman-temannya, yang belum pernah melakukan perjalanan ke Asia sebelumnya, untuk menyelam ke sungai. Setelah melihat beberapa anak-anak berenang di air yang sangat kotor, dia pun melompat bersama anak-anak tersebut. "Bau, itu bau," kata vlogger dari Filipina.

"Ini lucu karena orang asing (teman saya), mereka tidak menyadari betapa busuknya bau itu, atau polusi di sana, mereka hanya bersenang-senang," ujarnya.

“Mereka sepertinya tidak terlalu keberatan. Terganggu oleh tawa anak-anak, dan semua keributan dan kerumunan orang di sekitar, mereka benar-benar hanya dapat menikmati momen dan berbaur dengan penduduk setempat,” lanjutnya.

Dasovich pun menggunakan kesempatan itu untuk menarik perhatian, dan membantu meningkatkan kesadaran tentang keadaan Sungai Pasig. Padahal, dulunya Sungai Pasig menjadi Taman Air yang sangat mulia di Manila.

“Salah satu masalah terbesar di Filipina jelas merupakan dampak manusia terhadap lingkungan. Dan sangat mudah untuk menyalahkan pemerintah atau sektor swasta, tetapi pada akhirnya itu benar-benar tergangtung kepada kita, Anda dan saya. Tanpa disiplin, tidak akan ada kemajuan,” tutur dia.

Baca Juga: Berniat Puasa Asyura, Simak Tata Caranya Sesuai Syariat Islam

Dasovich mengakui bahwa dia jatuh sakit pada hari berikutnya setelah lelucon itu. Untungnya, teman-temannya selamat dari bahaya.

Dia juga berbagi tautan ke World Wide Fund for Nature (WWF) dan Save Palawan Seas Foundation (SPSF) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam video untuk mereka yang ingin membantu lingkungan. “Saya tidak akan merekomendasikan berenang di Sungai Pasig,” kata Dasovich sebelum mengakhiri video.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini