Alergi Susu? Ini 5 Rekomendasi Produk Pengganti Dairy yang Aman Dikonsumsi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 20 September 2018 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 20 298 1953203 alergi-susu-ini-5-rekomendasi-produk-pengganti-dairy-yang-aman-dikonsumsi-sbmEZ1w53w.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SUSU sapi sering dianggap sebagai salah satu komponen terpenting dalam memasak. Produk ini umumnya digunakan untuk membuat roti, dikonsumsi sebagai minuman, digunakan sebagai pelengkap sereal, dan berbagai jenis makanan lainnya.

Kendati demikian, ternyata banyak orang yang tidak mampu meminum susu sapi karena sejumlah alasan. Mulai dari segi rasa hingga mengidap alergi atau bahkan intoleransi laktosa. Mengingat susu adalah bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari, Anda tidak boleh begitu saja meninggalkannya.

Ada beberapa pengganti non-dairy yang dapat memberikan nutrisi yang sama seperti susu sapi. Nah, jika Anda memiliki intoleransi terhadap produk dairy, berikut adalah 5 rekomendasi produk pengganti susu yang aman untuk dikonsumsi setiap hari. Sebagaimana dilansir Okezone dari Times of India, Kamis (20/9/2018).

Susu kedelai

 

Sesuai dengan namanya, minuman ini terbuat dari kacang kedelai atau isolate proteinkedelai, dan biasanya mengandung pengental serta minyak sayur untuk meningkatkan rasa dan konsistensi. Nutrisinya mirip dengan susu sapi. Satu cangkir susu kedelai tanpa pemanis mengandung 90 kalori, 9 gram protein, 4,5 gram lemak, dan 4 gram karbohidrat.Susu kedelai juga bisa digunakan untuk campuran kopi, cokelat panas, teh, kue, atau sereal.

 (Baca Juga:Baju-Baju 'Cacat' di London Fashion Week, Salah Satunya Sebabkan Puting Mengintip!)

Susu beras

 

Dari semua alternatif, susu beras mengandung hampir dua kali lipat karbohidrat. Satu cangkir susu beras mengandung 140 kalori, 3 gram lemak, 1 gram protein, dan 33 gram karbohidrat. Minuman ini bisa menjadi pilihan aman bagi mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap produk dairy, gluten, kedelai, atau kacang. Susu beras bisa digunakan untuk membuat kue, smoothie, atau makanan pencuci mulut.

Susu gandum (oat)

 

Susu ini terbuat dari sari gandum yang dicampurkan minyak dan garam untuk meningkatkan rasa dan teksturnya. Susu gandum mengandung lebih banyak serat dibandingkan jenis susu lainnya. Khasiatnya tentu saja membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan kolsterol. Satu cangkir susu gandum mengandung 170 kalori, 5 gram lemak, 5 gram protein, dan 29 gram karbohidrat. Paling baik digunakan untuk memasak dan membuat kue.

 (Baca Juga:Menghindari Anak dari Serangan Bully, Orangtua di Korea Selatan Menyewa Jasa Bodyguard!)

Susu macadamia (sejenis kacang)

Nutrisi yang terkandung pada susu macadamia sebagian besar adalah air dan sekitar 3% adalah sari kacang macadamia. Rasa susu ini cenderung lebih kaya, dengan tekstur lembut dan lebih creamy. Satu cangkir susu macadamia mengandung 55 kalori, 4,5 gram lemak, 4 gram protein, dan 1 gram karbohidrat. Susu macamadia paling baik digunakan untuk membuat makanan pencuci mulut dan bahan campuran kopi.

Susu kelapa (santan)

 

Susu kelapa atau santan telah digunakan secara tradisional dalam berbagai jenis hidangan khas Asia seperti Indonesia, India, dan Thailand. Teknik pengolahannya sendiri cenderung lebih mudah dibandingkan alternatif susu lainnya. Anda cukup menambahkan air pada parutan daging kelapa tua, lalu peras untuk mendapatkan sarinya. Satu cangkir santan mengandung sekitar 45 kalori, 4 gram lemak, namun tidak mengandung mengandung protein dan karbohidrat. Susu kelapa dapat digunakan untuk membuat kari, minuman panas dan dingin, roti, serta makanan penutup.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini