Ternyata Tidur Juga Bisa Membakar Kalori, Simak Cara dan Penjelasannya!

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Kamis 20 September 2018 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 20 481 1953156 ternyata-tidur-juga-bisa-membakar-kalori-simak-cara-dan-penjelasannya-MnsYCeDmvv.jpg Ilustrasi (Foto: India)

KETIKA Anda memikirkan cara membakar kalori, yang terbayang pasti adalah olahraga-olahraga seperti lari dan lain sebagainya. Namun ternyata, tidur siang juga mampu membakar kalori.

Dilansir dari Menshealth, Kamis (20/9/2018), penelitian telah menunjukkan bahwa otak Anda menggunakan 20% dari asupan kalori perhari untuk terus melakukan pembakaran lemak ketika Anda sedang tidur.

“Membakar kalori saat tidur tentu diperlukan, karena tidur bukanlah aktivitas pasif.” Kata Mary Ellen Wells, Ph.D., direktur Neurodiagnostics dan Sleep Science di UNC School of Medicine. Namun, berapa banyak kalori yang dibakar selama tidur belum bisa ditentukan. “Tidak ada angka yang pasti berapa banyak kalori yang dibakar selama tidur.” Katanya.

Hal ini sangat bervariasi pada setiap tahap tidur, juga sangat bervariasi berdasarkan aktivitas siang seseorang dan juga gen mereka. Konon, ada cara untuk menentukan berapa banyak kalori yang telah dibakar. Anda dapat menghitungnya sendiri.

Selama tidur, fungsi tubuh Anda sekira 95% dari yang dilakukan saat istirahat biasa. Jadi, jika Anda dapat menghitung pengeluaran kalori rata-rata pada seseorang saat istirahat, misalnya 45 kalori per jam, Anda dapat menghitung kalori nocturnal yang dibakar saat itu.

Rumusnya adalah BMR per jam atau kalori yang terbakar, dikali 95% kemudian dikalikan dengan jam tidur. “Jadi 45 x 8 = 342 selama tidur 8 jam. 45 x 8 = 360 kalori yang terbakar saat 8 jam istirahat. Lebih 5% dari ketika seseorang tidur.” Kata Christopher Winter, MD, peneliti tidur dan pemilik Charlottesville Neurology dan Sleep Medicine.

tidur siang

Tubuh Anda membakar sebagian besar kalori selama tidur, ketika otak Anda paling aktif karena membutuhkan oksigen. “Kita melewati beberapa tahapan tidur, sekitar 90 menit dan mengulangi siklus ini beberapa kali pada malam hari. Juga aktivitas metabolik juga berputar sepanjang malam.” Kata Wells.

Jika Anda benar-benar ingin memaksimalkan jumlah kalori yang Anda bakar saat tidur, matikan suhu ruangan. Menurut American Academy of Sleep Medicine, Anda harus menurunkan suhu ruangan menjadi 60 sampai 67 derajat Fahrenheit.

“Tidur di ruangan yang lebih dingin memaksa tubuh membakar lebih banyak kalori agar Anda tetap hangat.” Jelas Winter.

kurang tidur

Anda juga harus yakin untuk memastikan tidur dengan cukup, karena kurang tidur dapat berdampak buruk pada metabolisme tubuh Anda. “Semakin sedikit tidur, semakin lambat tubuh Anda membakar kalori untuk mempertahankan energi yang dapat menyebabkan metabolisme Anda melambat.” Imbuhnya.

Studi pada tahun 2012 menemukan bahwa laki-laki yang tidur 5 jam atau kurang di malam hari cenderung lebih gemuk. Kurang tidur juga mengakibatkan kekacauan pada hormon leptin dan ghrelin yang meningkatkan perasaan lapar pada lelaki.

Intinya jika Anda tidur dalam kondisi yang dingin dan gelap, juga tidur selama 7 hingga 9 jam per malam, ini akan membantu Anda membakar beberapa ratus kalori.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini