nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Kepercayaan, Bukan Melacak Anak dengan Aplikasi Smartphone

Fienca Amelia , Jurnalis · Jum'at 21 September 2018 12:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 21 196 1953605 bangun-kepercayaan-bukan-melacak-anak-dengan-aplikasi-smartphone-vnqvQYjYFa.jpg Mengawasi anak dengan aplikasi smartphone (Foto:Banglaruts)

ORANGTUA akan selalu menjaga dan mencintai anaknya seumur hidup. Terlebih lagi jika memiliki anak perempuan. Seiring bertambahnya usia sang anak, semakin rawan juga anak tersebut mendapatkan pelecehan.

Pergaulan yang tidak sehat di lingkungan sekolah atau rumah akan membuat khawatir orangtua. Banyak kasus pelecehan dan pemerkosaan yang mengincar anak perempuan Sang ayah tentunya akan selalu menjaga agar anaknya tetap selamat dan tidak mendapatkan perlakuan tersebut.

Begitu juga yang dilakukan oleh Chef asal Inggris yaitu Jamie Oliver. Sebagaimana dilansir Okezone dari Independent, Jamie telah mengaku menggunakan sebuah aplikasi yang bisa melacak keberadaan anak perempuannya setiap saat. Ia menggunakan aplikasi Life360 untuk memantau lokasi Poppy yang kini berusia 16 tahun dan Daisy yang berusia 15 tahun.

“Jadi jika salah satu anak perempuan kami mengatakan, ‘Saya akan pergi ke Camden Town’, saya daapat melihatnya. Jika mereka berbeda arah dan pergi ke Reading, maka mereka akan mendapat masalah,” kata Jamie Oliver, Kamis (20/9/2018).

Tak hanya orangtua saja yang dapat melihat keberadaan sang anak. Anak juga dapat melihat keberadaan orangtuanya dan seberapa cepat mereka mengemudi. Aplikasi ini dirancang untuk menjaga keluarga dan teman teman dekat tetap terhubung.

 10 Transgender Ini Cantiknya Gak Kalah dengan Perempuan Asli, Lihat Saja Sendiri!

Melacak sang anak menggunakan aplikasi mungkin menimbulkan kontroversi. Pakar pengasuhan Elizabeth O’Shea mengatakan bahwa cara ini sudah umum dilakukan oleh orangtua. Namun, ini bisa menimbulkan masalah. “Ketika orangtua melacak anak mereka, anak itu merasa diawasi, dimata-matai, dan dikendalikan” kata O’Shea.

 

Agar anak menjadi mandiri dan bijak, pentingnya membangun kepercayaan antara anak dan orangtua. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa didapatkan di sebuah aplikasi. Ditambah jika orangtua menggunakan aplikasi tersebut hanya untuk menangkap mereka dalam kebohongan, itu akan membuat anak menjadi kesal.

Jika orangtua khawatir dengan keberadaan sang anak, mereka bisa melakukan percakapan dari hati ke hati dengan sang anak. Orangtua harus menyuarakan keprihatinan mereka dan bersikap empatu terhadap respon anak.

 Sempat Eksis 100 Tahun yang Lalu, 8 Perempuan Ini Kecantikannya Tidak Bisa Ditandingi!

“Pada akhirnya, orang tua yang memiliki hubungan baik dengan anak remaja mereka adalah orang-orang yang meluangkan waktu untuk mendengarkan anak remaja mereka tanpa menghakimi atau kritis,” tambah O’Shea

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini