nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Legenda Cinta Terlarang di Indonesia, Miripkah dengan Kisah Kamu?

Annisa Aprilia, Jurnalis · Minggu 23 September 2018 20:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 21 196 1953670 legenda-cinta-terlarang-di-indonesia-miripkah-dengan-kisah-kamu-GGIPN2jd6e.jpg Cinta Terlarang (Shutterstock)

CINTA mampu mengubah segalanya. Dua insan yang saling mencinta bisa dibutakan hingga mampu melakukan hal yang tidak bisa dipikir dengan akal sehat, semua karena apa? Karena cinta.

Ya, sebegitu besar pengaruh kekuatan cinta mengontrol manusia hingga banyak di antaranya yang dibutakan, sampai-sampai rela menjalani cinta yang terlarang dan dilarang. Dari Indonesia sendiri misalnya, kisah cinta serupa ternyata sudah terjadi ratusan tahun silam hingga menjadi legenda.

Lantas kisah cinta terlarang siapa saja yang jadi legenda itu? Berikut rangkumannya yang berhasil Okezone himpun dari berbagai sumber.

Baca juga: Pakai Gaun Pengantin Menggelembung di Milan Fashion Week, Gigi Hadid Tampil Mempesona

Cinta Terlarang (Medium)

1. Cinta terlarang Sangkuriang dengan ibunya

Sangkuriang yang sempat diusir oleh ibunya dan terpisah belasan tahun. Namun, sekalinya bertemu Sangkuriang yang lupa akan wajah ibunya langsung jatuh cinta. Dayang Sumbi ibunya, yang mengetahui Sangkuriang adalah anaknya yang diusir jelas tidak ingin menikahinya, ia memberi syarat agar pernikahannya batal dengan menyuruh Sangkuriang membuat sampan sangat besar sebelum fajar.

Namun, sampai akhir cerita keduanya tidak menikah karena fajar buatan Dayang Sumbi dan sampan pun ditendang Sangkuriang hingga kini diyakini sebagai sejarah asal mula Gunung Tangkuban Perahu, dan Sangkuriang pun tidak mengetahui Dayang Sumbi adalah ibunya.

2. Kisah cinta Tan Bun An dan Siti Fatimah

Kisah cinta tragis antara pria berdarah China dan perempuan asli Palembang ini bermula ketika orangtua Siti Fatimah memberikan syarat untuk pernikahan keduanya. Tan Bun An harus memberikan tujuh guci emas sebagai mahar jika ingin meminang Siti.

 Baca juga: Bangun Kepercayaan, Bukan Melacak Anak dengan Aplikasi Smartphone

Lantas keduanya pergi ke China untuk menemui orangtua Tan. Saat perjalanan menuju Palembang menggunakan kapal, Tan mengecek hadiah guci tersebut yang ternyata hanya sayuran sawi asin. Kesal, Tan pun membanting bungkusan yang ternyata guci ada di bawah tumpukan sawi, yang kemudian terjatuh ke laut.

Melihat guci-guci emas terjatuh ke dalam air, Tan pun refleks menceburkan diri hendak mengambil Namun, tidak juga muncul ke permukaan. Tanpa pikir panjang Siti juga menceburkan diri berniat membantu calon suaminya. Namun nahas keduanya tidak ada yang kembali, hingga sampai kini ada daratan yang muncul di Sungai Musi di sebut Pulau Kemaro.

 Patah Hati

3. Cinta tak direstui Mak Lampir dan Panglima Kumbang

Mak Lampir terkenal dengan wajah dan sihirnya yang seram. Namun, di balik paras dan perangainya, ternyata ada kisah cinta tragis yang pernah ia rasakan. Mak Lampir sebenarnya adalah seorang putri cantik dari kerajaan kuno Champa (sekarang Vietnam Tengah dan Selatan).

 Baca juga: Cetar Membahana, Begini Penampilan Syahrini di Konsernya "Journey of Syahrini"

Cinta Mak Lampir dan Datuk Panglima Kumbang tidak direstui oleh kedua orangtuanya. Dia pun berpisah dengan sang pujaan hati, dibuang, dan bertapa di Gunung Merapi hingga memiliki kekuatan sakti tidak tertandingi. Lalu, Mak Lampir mencari Datuk Panglima Kumbang yang ternyata wafat dalam sebuah peperangan.

Mak Lampir pun membangkitkan kembali belahan hatinya, tapi dia harus merelakan kecantikannya. Hingga Datuk Panglima Kumbang kembali hidup, sayangnya dia tidak mengenali Mak Lampir dan malah menganggap perempuan yang telah rela berkorban itu setan yang jahat.

4. Pengorbanan Ni Nyoman Layon Sari

Enggan dinikahkan dengan Raja Kalianget, Ni Nyoman Layon Sari rela menghabisi nyawanya sendiri. Hal ini dia lakukan karena pria yang dicintai dan akan menikahinya yaitu Jayaprana ditusuk tubuhnya menggunakan keris oleh utusan Raja Kalianget. Sang raja tidak ingin Ni Nyoman Layon Sari yang parasnya sangat cantik itu dinikahi oleh seorang pria dari rakyat biasa. Namun, Ni Nyoman Layon Sari lebih memilih menyusul Jayaprana yang tewas tertancap keris daripada menjadi istri raja.

Baca juga: Postingan Netizen tentang Porter di Stasiun Senen Viral, Kisahnya Bikin Haru

Patah Hati

5. Nisan berdarah

Kisah asmara diam-diam dilakoni Mashor dan Fatimah. Keduanya memilih untuk backstreet karena berbeda status sosial, Mashor pekerja di kediaman Fatimah, sementara Fatimah adalah anak dari majikan Mashor. Singkat cerita kisah asmara yang terhalang restu ini pun diketahui dan membuat Mashor dipindah tugas, sementara Fatimah dinikahkan dengan pria lain tanpa sepengetahuan Mashor.

 Baca juga: Potret Liburan Seru Wabup Bandung Barat Hengky Kurniawan dan Istri

Suatu malam rumah Fatimah dan suaminya terbakar. Mashor yang tinggal di seberang sungai langsung menyelamatkan Fatimah yang ditinggal oleh suaminya dan pingsan. Dengan tubuh penuh luka bakar dan shock karena tahu Fatimah sudah menikah, Mashor pingsan. Dia berkali-kali menyebut nama Fatimah hingga napas terakhir.

Setelah mengetahui diselamatkan oleh Mashor yang sudah meninggal dunia. Fatimah pun menyambangi makam mantan kekasihnya itu. Saat menangis di pemakaman sosok Mashor muncul, Fatimah berlari memeluknya, yang ternyata ia terjatuh dan tertusuk pagar kayu tajam yang mengelilingi makam Mashor, darah Fatimah mengaliri nisan pria belahan hatinya itu, dan dari situlah asal mula kisah nisan berdarah dari Kalimantan Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini