Kompak, Kembar Identik Ini Lakukan Operasi Transgender Bersama

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 24 September 2018 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 21 196 1953921 kompak-kembar-identik-ini-lakukan-operasi-transgender-bersama-fDJkjAgExc.jpg Fabian dan Angel Griffin (Foto: Metro)

ORANG yang terlahir kembar apalagi kembar identik, biasanya memang memiliki hubungan koneksi spesial dengan kembarannya. Tidak hanya memiliki penampilan fisik yang serupa, biasanya orang yang terlahir kembar identik juga senang melakukan berbagai hal apapun bersama-sama.

Tapi, pasangan kembar identik dari Atlanta, Amerika Serikat ini menunjukkan kekompakan dalam level lain sebagai orang yang terlahir kembar. Ialah Angel dan Fabian Griffin, dua saudara kembar dari Atlanta yang sedari kecil terbiasa melakukan banyak hal selalu bersama-sama.

Keduanya sama-sama bercita-cita sebagai rapper, berlatih bersama di gym, dan sama-sama berprofesi sebagai supir truk untuk mencari nafkah sehari-hari. Kekompakan Angel dan Fabian bukan hanya soal melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi juga kompak dalam perihal mengambil keputusan besar dalam hidup keduanya, keputusan yang mengubah hidup masing-masing secara keseluruhan.

 (Baca Juga:Ajay Siroya, Wanita Transgender yang Berhasil Menangi Kontes Kecantikan)

Bagaimana tidak, seperti disitat Metro, Senin (24/9/2018) diberitakan keduanya sama-sama membuat keputusan untuk mengubah jenis kelamin, dengan melakukan operasi transgender dari wanita menjadi pria, walau keduanya sadar hidup sebagai pria berkulit hitam di Amerika dengan segala streotype-nya tidaklah mudah.

Walau begitu, keduanya tetap yakin untuk melakukan operasi transgender sebab Angel dan Fabian sama-sama merasakan sejak berusia 10 tahun, ada yang salah dengan diri mereka dan merasa terjebak di tubuh yang tidak tepat sehingga memutuskan untuk melakukan transisi bertahun-tahun kemudian, dengan jarak tindak operasi hanya berselang satu bulan.

 

Keputusan untuk mengubah kelamin dari wanita menjadi pria, awalnya diambil oleh Angel yang kala itu berada di Irak untuk tugas militer. Angel kemudian menceritakan niatnya tersebut kepada sang kembaran, dan ternyata Fabian pun menyambut cerita Angel dengan memutuskan untuk juga bertransformasi seperti Angel.

 (Baca Juga:Kisah Keluarga Lia Hadapi Gempa Lombok, Putri Kecilnya pun Trauma Berat)

Keduanya kemudian berbicara terus terang menyatakan niat mereka untuk melakukan operasi transgender kepada sang Ibunda. Menariknya, Fabian mengaku ia sama sekali tidak merasa gugup.

"Ketika kami berdua akhirnya yakin dengan keputusan perubahan kelamin ini, orang pertama yang kami beritahu adalah ibunda kami. Ia kami beritahu soal apa yang akan kami lakukan. Aku tidak merasa gugup sama sekali, aku merasa gembira dan lega. Sebenarnya setelah memberitahu ibu, aku merasa beban berat di pundakku hilang. Menjadi transgender dan orang berkulit hitam, aku begitu ingin menghilangkan stereotype tentang itu," ungkap Fabian.

 

Kini, menjalani hidup sebagai pria kulit hitam di Amerika, Angel mengungkapkan salah satu tantangan sulit yang ia hadapi yaitu berhadapan dengan petugas kepolisian.

"Mungkin hal yang paling sulit menjadi Pria transgender adalah situasi dengan petugas polisi. Membuat gugup, ketika kamu menyetir atau berjalan di tempat umum, kamu tidak akan tahu apakah kamu akan tiba-tiba dipanggil oleh polisi, yang mana situasi ini kami pernah mengalaminya. Kami pernah juga diikuti saat berada di dalam toko," tambah Angel.

Namun pada akhirnya, keduanya menuturkan bahwa kedekatan batin keduanya lah yang membantu diri mereka masing-masing dalam menghadapi semua kesulitan tersebut.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini