Disambut Nyanyian, Menteri Yohana Ingin Korban Gempa Lombok Pulih dari Trauma

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 21 September 2018 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 21 481 1953851 disambut-nyanyian-menteri-yohana-ingin-korban-gempa-lombok-pulih-dari-trauma-g4IfQpb4Z4.jpg Menteri PPPA Yohana Yembise (Dewi Kania/Okezone)

SEMANGAT anak-anak yang terkena dampak gempa Lombok di tenda pengungsian sekencang-kencangnya bernyanyi. Nyanyian tersebut menyambut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yambise.

"Mama Yo siapa yang punya? Mama Yo siapa yang punya? Mama Yo siapa yang punya? Yang punya anak Indonesia," bunyi nyanyian anak-anak di pengungsian Gempa Lombok.

Mama Yo hadir di tengah anak-anak yang mengungsi di tenda, tepatnya di Desa Beririjarak, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur. Dia memastikan kondisi anak dan kaum perempuan tetap aman dan tidak menghadapi masalah apapun.

 Baca juga: Intip Tingginya Jambul 'Bunderan HI Menuju Tugu Monas' ala Syahrini!

Mama Yo mengatakan, dampak dari gempa bumi membuat banyak anak dan kaum perempuan mengalami trauma. Belum lagi mereka rentan terhadap tindak pencabulan, hingga terjadinya kekerasan dalam rumah tangga.

 Menteri Yohana (Dewi Kania/Okezone)

"Setelah bencana tugas saya melindungi perempuan dan anak Indonesia di NTB. Kami koordinasi dengan Pemda melakukan berbagai aktivitas, termasuk memberi bantuan pemulihan lewat trauma healing," ujar dia kepada wartawan di kawasan Tenda Pengungsian Desa Beririjarak, Lombok Timur, Jumat (21/9/2018).

Dia melakukan berbagai upaya, seperti menyiapkan tenda ramah perempuan dan anak, supaya mereka merasa aman dan nyaman. Juga, adanya tenda sekolah darurat yang menerapkan konsep sekolah ceria di sejumlah lokasi pengungsian.

 Baca juga: Tato Kelas Dunia Ini Bakal Bikin Melongo saat Melihatnya!

Menteri Yohana (Dewi Kania/Okezone)

Mama Yo yakin kondisi psikis anak dan kaum perempuan pasca-gempa ini cepat pulih. Bagi anak yang sekolah, tetap bisa mendapat pendidikan layak, meski kondisi tempat tinggalnya darurat.

Memang akibat guncangan gempa hebat sejak 29 Juli 2018 lalu, banyak rumah dan gedung sekolah rusak. Hal ini membuat anak-anak terhambat belajar tak seperti biasanya.

“Meski sekolah dan rumah ada yang mengalami kerusakan, tetapi anak-anak harus tetap semangat belajar," ungkapnya.

Menteri asal Papua itu berharap agar NTB harus bangkit. Kaum perempuan dan anak-anak bisa beraktivitas kembali seperti biasanya, serta mereka harus tangguh menghadapi bencana.

 Baca juga: Jangan Pakai Alasan "Makan Buat Dua Orang" saat Hamil, Ini Bahayanya

"Kami harap pulih kembali kondisinya, saya pastikan anak sudah sekolah. Perhatian untuk anak harus diberikan secara maksimal, tumbuh kembangnya dipantau," kata Mama Yo.

Dalam kunjungannya ke Lombok Kali ini, Mama Yo juga memberi bantuan susu kotak kepada ibu hamil dan menyusui. Sementara anak-anak diberikan berbagai perlengkapan sekolah, seperti tas, tempat pensil dan alat tulis yang berguna untuk mereka.

Di sana Mama Yo bakal menengok warga Desa Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Hal yang dilakukan kurang lebih sama agar semua anak dsn kaum perempuan tetap tangguh sekaligus semangat.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini