Lewat Koleksi "Cromia", Desainer Sebastian Gunawan Beri Napas Baru pada Gaun Malam

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 22 September 2018 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 22 194 1954151 lewat-koleksi-cromia-desainer-sebastian-gunawan-beri-napas-baru-pada-gaun-malam-u1JR1YF6oR.jpg Gaun Malam (Foto: Sebastian Gunawan )

MEMBAYANGKAN gaun malam tidak akan jauh-jauh dari mini dress, A-line dress, atau juga sesuatu yang terlihat seksi. Tapi, Designer Sebastian Gunawan coba mendobrak konsep tersebut di koleksi teranyarnya yang bertajuk "Cromia".

Pada koleksinya tersebut, Sebastian menjelaskan bahwa dirinya tidak terfokus pada statement siluet dari kebanyakan gaun malam. Hal ini bisa terlihat dari beberapa koleksi Sebastian Gunawan yang ditampilkan di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Jumat malam 21 September 2018.

Dalam peragaan busana tersebut, Sebastian coba mengombinasikan beberapa aksen dalam gaun malam rancangannya. Sebut saja aksen puff di bagian lengan, layering yang tetap terlihat ringan, atau koleksi gaun dengan bagian rok menggembung yang dibuat lebih light.

 BACA JUGA:

Sempat Dekat dengan Sejumlah Pria, Inilah Bagian Terbaik Jatuh Cinta Menurut Lady Gaga

"Kita tidak ada patokan siluet khusus di koleksi 'Cromia' ini. Namun, kita tetap melihat tren di dunia juga bagaimana look dari gaun malam, tapi kita akhirnya mengkreasikan hal yang belum pernah dilakukan Sebastian Gunawan sebelumnya," katanya pada Okezone setelah melangsungkan fashion show.

 

Meski begitu, sambung Sebastian, DNA koleksi feminin tetap ditonjolkan di koleksi ini. Itu bisa dilihat dari siluet tubuh perempuan terbentuk sempurna dengan busana yang dibuat ramping, pun juga beberapa gaun malam yang menjadi identitas Sebastian Gunawan.

Terkait dengan inspirasi koleksi, Sebastian menjelaskan bahwa koleksi "Cromia" ini bercerita tentang gagasan mode terkini yang terilhami karya-karya pelukis Henri Matisse. Dia merupakan pelukis asal Perancis di era Post-Impresionis yang memimpin gerakan Fauvisme atau pemberontakan atas kelaziman warna, misalnya pohon menjadi warna merah, tanah berwarna ungu, atau figur orang menjadi biru untuk menggambarkan perasaannya.

"Itu semua kami jadikan ilham dan terciptalah gaun malam dengan napas baru ini. Kami kemudian tidak fokus pada figur saja atau meletakkan satu siluet khusus, tapi kami kombinasikan semuanya hingga tercipta koleksi busana yang berbeda dari yang biasanya Sebastian Gunawan ciptakan," terang designer yang lebih akrab disapa Seba tersebut.

Jika Anda melihat koleksi "Cromia" ini juga Anda akan sedikit terkejut dengan pemilihan warna yang dipilih Sebastian. "Kami memang ingin mengeluarkan sesuatu yang berbeda dan warna menjadi salah satu daya tarik paling kuat di koleksi ini. Meski begitu, saya tetap memerhatikan padupadan warnanya dengan lukisan karya Henri Matisse," sambungnya.

 

Lebih lengkapnya, pada koleksi "Cromia" ini, warna yang dipakai yaitu paduan palet warna komplementer, misalnya memadukan ungu dengan oranye kemerahan, kuning kenari dengan biru muda, hijau pupus dengan oranye, atau hijau dengan putih. Selanjutnya, beberapa koleksi juga menggunakan warna tunggal yang tetap terlihat cantik, seperti misalnya warna ungu, hijau, nude, biru, merah, tosca, atau juga beberapa koleksi dengan motif bunga dua dimensi yang naif atau teknik digital printing yang menarik.

 BACA JUGA:

Tak Kalah Lezat dengan Makanan Western, Kenapa Kuliner Indonesia Sulit Tembus Pasar Dunia?

Sedikit informasi, dalam fashion shownya kali ini, Sebastian Gunawan mengeluarkan 88 gaun koktail dan gaun malam. Di akhir show Sebastian coba menunjukan 3 koleksi bridal dress berwarna putih yang tentunya dengan detail yang sangat cantik. Super beautiful!

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini