nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

685 Pelari dari 8 Negara Ikuti Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2018

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 24 September 2018 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 24 406 1954737 685-pelari-dari-8-negara-ikuti-samosir-lake-toba-ultra-marathon-2018-iwt0neciNd.jpg Danau Toba (Foto: Okezone)

PEMERINTAH Kabupaten Samosir kembali menyelenggarakan Samosir Lake Toba Ultra Marathon. Tahun ini sebanyak 685 peserta dari 8 negara ikut menyemarakkan event tahunan tersebut.

Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2018 mengambil start dan finish‎ di Aek Rangat Pangururan, Kabupaten Samosir.‎ Ratusan pelari internasional sudah dipastikan dimanjakan dengan keindahan alam Danau Toba di pagi hari.

"Kita gembira, karena keikutan serta dan partisipasi dari berbagai negara. Event olahraga ini, sebagai tanda bahwa event dilaksanakan di Samosir berstandar internasional dan semakin dikenal di berbagai negara," ucap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, ‎Ombang Siboro, Minggu, 23 September 2018.

Ombang mengungkapkan Samosir Lake Toba Ultra 2018 diikuti pelari asal negara Kenya, Singapura, Malaysia, Jepang, Amerika, Inggris, Indonesia dan Cina."Untuk Lake Toba Ultra Marathon dibagi 4 kategori, yakni 5 K, 10 K, 25 K dan 50 K," ungkap Ombang.

 (Baca Juga:Mengintip Gaya Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara saat Berlibur ke New York)

Ia menyebutkan Samosir Lake Toba Ultra tahun keempat ini, dikuti seorang pelari lanjut usia bernama Chan Weng Fatt (70) yang berasal dari Singapura. Selain dimanjakan dengan pemandangan, ratusan pelari disungguhkan oleh tarian etnis batak untuk meriahkan acara tersebut.

"Dan kita berharap event ini akan menjadi salah satu pembangkit untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara ke Danau Toba di Kabupaten Samosir," jelas Ombang.

Tujuan Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2018, menurut Ombang adalah untuk mempromosikan Danau Toba kepada peserta yang berasal dari berbagai negara. Kemudian, menarik wisman untuk berkunjung ke danau terbesar kedua di dunia ini. Event ini juga bertujuan untuk menuju 1 juta kunjungan wisman ke Danau Toba 2019.

"Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2018 sudah tahun keempat kita laksanakan. Target event, semua peserta nyaman dan menikmati wisata di Danau Toba dengan keindahan alamnya," tutur Ombang.

 (Baca Juga:Muncul Video Pria Mampu Kendalikan Ombak di Pantai, Netizen Anggap Avatar)

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPOD) menyambutkan baik dan mengapresiasi event internasional yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir. Diharapkan para peserta dari 8 ‎negara itu, menjadi duta untuk memperkenalkan atau mempromosikan Danau Toba di masing-masing negara mereka.

 

"Kabupaten Samosir di tahun 2018 ini sudah menghosting beberapa event bertaraf international, menjadi suatu hal yang membanggakan bahwa destinasi Danau Toba sudah menjadi destinasi kelas dunia," kata Direktur ‎Keuangan Umum dan Komunikasi Publik BPODT, John M Situngkir.

John mengatakan event seperti ini, dipastikan menjadi daya pemikat tersendiri bagi pelari untuk menikmati alam Danau Toba sembari berolahraga‎ dan menarik kunjungan wisata untuk berkunjung ke danau terbesar di Asia ini.

"Samosir Laketoba Ultra Marathon ini bisa menjadi contoh yang baik ke kabupaten lainnya untuk event olahraga bertaraf internasional. Kerjasama antara pemerintah dan swasta khususnya penggiat pariwisata menjadi kunci utama dalam pengembangan pariwisata yang mengedepankan aspek alam dan budaya lokalnya," sebut John.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini