nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Promosikan Pariwisata Danau Toba, 1.850 Pesepeda Ramaikan Tour de Sinabung

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 24 September 2018 13:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 24 406 1954790 promosikan-pariwisata-danau-toba-1-850-pesepeda-ramaikan-tour-de-sinabung-0bvpES8iQF.jpg Tour de Sinabung (Foto: Wahyudi Aulia)

Sebanyak 1.850 orang pesepeda mengikuti gelaran sepeda santai (funbike) bertajuk Tour de Sinabung 5 yang digelar di kawasan perbukitan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (23/9/2018) pagi.

Para pesepeda yang berasal dari berbagai wilayah di Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau hingga pesepeda asal negeri jiran Malaysia, melewati rute dari Bukit Sipiso-piso hingga ke Desa Wisata Tongging.

Di sepanjang rute, mereka disajikan dengan panorama indahnya Danau Toba dari area tepian dan perbukitan di sisi Kabupaten Karo.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengatakan, Tour de Sinabung dilaksanakan untuk mengenalkan tempat-tempat wisata di Kabupaten Karo, yang sejatinya tak kalah menarik dibandingkan kawasan wisata di 7 kabupaten lainnya yang ada di sisi Danau Toba. Sehingga para pesepeda yang mengikuti gelaran tersebut, dapat menjadi duta bagi kepariwisataan di daerah berjuluk Tanah Simalem itu.

"Kita harapkan masyarakat sekitar yang dilintasi supaya bisa menyaksikan kegiatan ini. Di mana mulai dari penatapan Tongging hingga ke Desa Tongging oleh karena itu ini kecintaan pesepeda terhadap Tanah Karo, dan masyarakat yang berpartisipasi, bisa menonton serta menikmati," kata Terkelin.

Terkelin lebih lanjut mengatakan, ia berharap Tour de Sinabung dapat masuk menjadi agenda wisata nasional di tahun-tahun mendatang.

"Kita akan lakukan upaya maksimal agar tahun depan semakin meriah dan bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan,"harapnya.

Gelaran Tour de Sinabung 5 ini sendiri diinisiasi oleh organisasi masyarakat Tanah Karo Hebat. Ketuw Tanah Karo hebat Dalam, Hana Bangun menjelaskan, gelaran yang rutin dilakukan sejak tahun 2014 itu, para peserta dibagi dalam dua kelas. Yakni kelas sepeda gunung dengan jarak tempuh 35 kilometer, serta kelas sepeda ontel dengan jarak tempuh14 kilometer.

"Tahun ini ada1750 peserta sepeda gunung dan 100 peserta sepeda ontel. Ini meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 800 peserta. Kita harap tahun depan pesertanya makin banyak, karena kita memang lebih mengedepankan kepariwisataannya. Ini bagian dari upaya kami mendukung program bapak Presiden Jokowi yang menjadikan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi baru pariwisata nasional,"sebut Hana.

Kegiatan ini sendiri mendapat dukungan penuh dari Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT). Kepala BPODT, Arie Prasetyo melalui Deputi Umum dan Komunikasi Publik, John M Situngkir mengatakan, Tour de Sinabung harus terus dilaksanakan dan diperbaiki pelaksanaannya, agar mampu mendukung Danau Toba menjadi destinasi tingkat dunia.

Jika kondisi itu bisa diwujudkan, maka akan memberikan efek domino yang tentunya cukup besar terhadap kehidupan ekonomi masyarakat di sekitar Danau Toba, utamanya di sisi Kabupaten Karo.

"Kegiatan ini sesuai dari arahan Menteri Pariwisata, Arief Yahya untuk menggerakkan Danau Toba menjadi destinasi tingkat dunia. Harapan kita pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karo tidak berhenti disini dan terus melakukan kegiatan serupa. Ke depan bisa ditambah dengan kegiatan budaya,di lokasi-lokasi yang slotnya bagus untuk dilihat para wisatawan,"tandasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini