Bukan Mitos, Sering Minum Alkohol Bisa Picu Kerusakan Saraf

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 25 September 2018 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 25 481 1955330 bukan-mitos-sering-minum-alkohol-bisa-picu-kerusakan-saraf-hHXgaVHP5H.jpg Minum alkohol (Foto: Healthliner)

KITA semua tahu bahwa mengonsumsi alkohol tidak disarankan. Ini berakitan dengan dampak buruk yang lebih banyak dibandingkan dampak positifnya.

Salah satu masalah yang bakal Anda alami jika sering meminum alkohol adalah masalah saraf. Fakta ini dijelaskan di dalam Disertasi Doktoral Ilmu Biomedik FKUI Dr. dr. Fitri Octaviana , Sp.S(K)., M.Pd.Ked, yang berjudul "Faktor-faktor yang Memengaruhi Neuropati Sensorik pada Pasien HIV yang Mendapatkan Terapi Antiretroviral Tanpa Stavudin: Peran Inflamasi Lokal dan Sistemik".

Diterangkan di sana bahwa alkohol telah diketahui sebagai faktor risiko neuropati perifer dan berhubungan dengan keadaan malnutrisi, defisiensi tiamin, dan akibat toksisitas alkohol secara langsung.

 BACA JUGA:

Jawaban Lucu Kevin 'Minions' Ketika Ditanya Kenapa Jomblo hingga Berapa Harga Tasnya

Lalu, di mana kaitannya dengan masalah saraf?

 

Dr. Fitri menjelaskan bahwa alkoho itu menghambat metabolisme protein B1 dan B12, yang mana ini berkaitan langsung dengan masalah neuropati sensorik (NS). "B1 dan B12 ini memiliki fungsi untuk membentuk selubung saraf, yang mana nantinya digunakan untuk mempercepat hantaran saraf supaya tubuh manusia bisa bergerak," paparnya pada Okezone seusai sidang disertasi terbukanya di Fakultas Ilmu Kedokteran UI Salemba, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Dengan adanya hambatan metabolisme B1 dan B12 ini lah yang kemudian membuat Anda pencinta alkohol akan sangat berisiko mengalami masalah NS.

Bagaimana gejalanya? Masalah NS memiliki tanda-tanda seperti nyeri disertai rasa panas, kesemutan, dan baal pada bagian kaki atau tangan. Nah, kalau memang setelah Anda mengonsumsi alkohol dan kerap mengalami gejala tersebut, ada baiknya tidak lagi mengonsumsi alkohol.

"Kalau sudah mengalami NS, aktivitas Anda akan teganggu dan ini berkaitan dengan bagaimana produktivitas diri Anda di lingkungan," ucap Dr. Fitri.

 BACA JUGA:

Mengenal Teknik Penyeduhan Teh 'Kungfu Cha', Tradisi Minum Khas China

Dia juga menyarankan untuk pasien HIV yang mengonsumsi ARV, sangat tidak diperbolehkan mengonsumsi alkohol. Sebab, ini juga berkaitan dengan penyerapan protein B1 dan B12 di dalam tubuh. Imunitas semakin lama semakin melemah, kecukupan protein dalam tubuh pun akan bermasalah. Menambah masalah bukan?

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini