nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakat Awam dapat Membantu Orang Kehilangan Kesadaran Mendadak, Ini Caranya

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 25 September 2018 18:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 25 481 1955425 masyarakat-awam-dapat-membantu-orang-kehilangan-kesadaran-mendadak-ini-caranya-r0P2VNq4ze.jpg Orang awam bisa bantu membantu orang kehilangan kesadaran mendadak (Foto:Ist)

BASIC life support yang dalam bahasa Indonesia berarti bantuan hidup dasar, memiliki pengertian berupa rangkaian tindakan yang dilakukan pada awal dari kegiatan medik. Tindakan ini dilakukan saat ada kondisi gawat dan darurat pada kesadaran seseorang.

“Kegawatannya seperti napas terhenti, misalnya ada seseorang yang tiba-tiba terjatuh di hadapan tapi tidak bernapas, sudah jelas dan kelihatan, selain itu juga henti jantung, jelas pula karena tidak bernapas,” jelas dr. Krishna Pandu Wicaksono, Sp.Rad, salah satu dokter di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat dalam acara Patien Gathering Jantungku, Jantungmu, Selasa (25/9/2018).

 Gaya Tampilan Wulan Guritno Liburan ke Pulau Komodo dan Labuan Bajo, Awas Gagal Fokus!

Selanjutnya, yang perlu dilakukan menurut dokter Pandu ialah mengecek nadi pasien. Namun untuk masyarakat awam tidak perlu melakukannya, sedangkan tenaga medis harus mengeceknya. Tjuan dari tindakan basic life support, yaitu memberikan bantuan sirkulasi atau kompresi dan bantuan napas pada korban yang mengalami henti jantung dan henti napas.

“Langkah-langkah, yang pertama segera mengenali adanya henti jantung dan mengaktifkan sistem emergensi atau panggil ambulan secepatnya dinomor 1500911. Lalu, segera lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau kompresi, segera lakukan defibrilasi jika gambaran fibrilasi ventrikel tanpa nadi, perawatan kardiovaskular lanjutan yang efektif, tapi langkah yang ini awam tidak perlu hanya dilakukan tenaga medis saja, dan penanganan pasca RJP yang terintegrasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia memandu, dalam melakukan kompresi yang pertama kali dilakukan adalah mengecek kesadaran orang tersebut. Caranya, goyangkan bahu perlahan, tanyakan kondisi “Apakah Anda baik-baik saja?” perhatikan apakah ada gerakan dada? Apakah pernapasan normal atau agonal?

 Tato Kelas Dunia Ini Bakal Bikin Melongo saat Melihatnya!

“Segera lakukan kpmresi dada, caranya tangan yang terkuat ada di bawah lalu tulang dada bagian tenga lakukan penekanan atau kompresi dada, seberapa dalam? Untuk orang awam sedalam-dalamnya, seberapa cepat? Itu 100 sampai 120 kali permenit kalau bingung hitungnya lakukan saja secepat mungkin,” tambah dokter Pandu.

Kompresi terus sedalam dan secepat mungkin sampai Anda capai, sebab kalau tidak sampai capai menurut dokter Pandu percuma tindakan kompresi dilakukan atau sampai tim ambulans datang, dan pasien sadar. Hal yang penting diketahui pula, untuk orang awam tidak perlu lakukan napas buatan, kecuali tim medis, hanya kompresi sampai bantuan atau ambulans datang, kecuali di rumah ada perawat.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini