nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Desain Rumah Minimalis dan Klasik dengan Aplikasi Batu Alam

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 16:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 26 196 1955818 desain-rumah-minimalis-dan-klasik-dengan-aplikasi-batu-alam-5gaFV2cReQ.jpg Ilustrasi rumah minimalis (Foto: Jabuku)

APA pun yang tergores di dalam ruangan, tentunya selalu menjadi sumber warna yang bisa mempercantiknya.

Selama ini keterbatasan Anda mengenal warna hanya sebatas pada elemen dekorasi seperti aksesori, mebel, atau soft furnishing, cat, dan yang tak ketinggalan wallpaper. Bila berbicara masalah kesan atau mempercantik ruangan, pasti tidak akan lepas dari pengaplikasian warna di dalamnya.

Sejatinya, warna harus bisa menampilkan kejujuran dari satu benda atau material bangunan agar memiliki daya tarik tersendiri. Berekspresi dengan warna, tidak selalu berpatokan pada pengaplikasian cat dan wallpaper.

 Baca Juga: Legging Seharga Rp588 Ribu Ini Buat Ribuan Orang Tertipu, Minat?

Warna juga bisa Anda hadirkan lewat cantiknya bunga-bunga hidup untuk aksesori rumah. Bunga tidak hanya memberikan sentuhan warna yang segar nan alami, melainkan juga dapat menjadi pengharum alami di ruangan Anda.

“Mengulik lebih jauh tentang warna memang sangat mengasyikkan, mulai dari arti, pengaplikasiannya, hingga bagaimana kita memperoleh kesan yang natural dari warna tersebut. Untuk sumber warna sendiri, sebenarnya bisa dibagi dua, ada yang dari bahan alami, seperti batu, kayu, bambu, dan keramik.

 

Sedangkan yang kimia biasanya seperti cat dan wallpaper ,” kata desainer interior Satria Revano. Seperti yang telah diungkapkan Susan, ternyata sumber warna bukan hanya sebatas pada penerapan cat dan wallpaper.

Bahan material seperti batu, kayu, bambu, dan keramik juga bisa menjadi pemberi kesan. Batu, pastinya Anda sudah tidak asing lagi saat mendengar namanya. Bahan material yang satu ini terkenal memiliki beragam jenis corak dan variasi.

Mulai dari ukurannya, bentuk, tekstur, dan warna yang berbeda-beda. “Batu memang sering sekali dijadikan pemberi warna di bagian lanskap. Tapi sebenarnya batu juga bisa dijadikan penanda untuk di dalam ruangan.

Misalkan menggunakan batu paras Yogya atau Palimanan, batu ini berwarna putih dan bentuknya pipih, cocok untuk diterapkan pada hunian bergaya minimalis dan klasik,” sebut Satria.

 

Bukan sekadar jenis batu Palimanan dan Paras, batu kali dan batu candi pun bisa menjadi sumber warna alami di bagian beranda rumah. Warnanya yang hitam nan eksotik tersebut bisa memberikan kesan tegas dan wibawa sang pemilik rumah.

“Untuk batu kali dan batu candi memang tegas dengan kesan naturalnya. Batu ini memiliki tekstur permukaan yang sedikit kasar. Jadi, lebih sering digunakan untuk lantai teras atau kamar mandi yang bernuansa alami.

Bila ingin dijadikan aksen penghias dinding juga tidak masalah karena batu ini sangat fleksibel dan bisa diterapkan untuk semua gaya hunian,” papar Satria. Mengulas permasalahan batu sebagai sumber warna alami memang tidak ada habisnya, pasalnya si material keras yang satu ini memang memiliki banyak ragam dan warna.

 Baca Juga: Viral, Video Wanita Muda di China Perintahkan sang Ibu Bersihkan Kaki yang Kotor

Mulai dari yang murah seperti batu bata hingga yang kelas atas seperti marmer. Semua bisa dipilih berdasarkan gaya rumah dan fungsinya. Bukan hanya batu yang bisa Anda jadikan sumber warna alami pengganti cat, bambu dan rotan juga bisa menjadi alternatif pilihan berikutnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini