nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pagelaran Seni dan Budaya hingga Lomba Kuliner Zaman Old Akan Meriahkan Festival Lawang Kota Tua

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 21:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 26 406 1956094 gelaran-seni-hingga-lomba-kuliner-zaman-old-siap-meriahkan-festival-lawang-kota-tua-HZ8MIgpa9Q.jpg

MALANG - Festival Lawang Kota Tua akan berlangsung untuk pertama kalinya besok, di Pujasera Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Acara berlangsung selama tiga hari sampai 29 September mendatang dan beragam acara siap menjadi pemeriah.

Penggagas Festival Lawang Kota Tua, Tarmuji menjelaskan, beragam acara yang digelar perpaduan antara zaman dulu, budaya dan masa kini. Di antaranya lomba masak tempo dulu, fashion show, lomba Tari Bapang, dan lomba fotograpi.

Acara ini tak melulu diisi lomba. Ada juga bazar-bazar kuliner yang menyajikan panganan zaman dulu dan masa kini. Pentas musik dan carnaval pun menjadi pemerintah Festival Lawang Kota Tua.

"Kuliner zaman old dan kuliner zaman now. Zaman old seperti cenil dan orog-orog. Kurang lebih ada 55 kuliner zaman old, kemudian yang zaman now itu ada kurang lebih ada 200," terang Tarmuji, penggagas Festival Lawang Kota Lama saat ditemui di Pujasera Lawang, tempat berlangsungnya acara, Rabu (26/9/2018).

Dia menjelaskan, peserta lomba tidak hanya warga Kabupaten Lawang, tapi juga Kota Malang dan Kota Batu (Malang Raya). Peserta lomba hanya boleh memasak masakan zaman dulu, dengan biaya yang dihabiskan maksimal Rp100 ribu.

"Masakan zaman dulu dengan bahan baku non beras, seperti dari singkong dengan catatan belanjaan paling besar Rp100 ribu," tambahnya.

Festival Kota Malang ditargetkan dapat menarik 5.000 sampai 6.000 pengunjung selama tiga hari berlangsung. Dia optimis itu tercapai, karena acara ini juga akan dimeriahkan oleh gelaran musik dan alat musik tradisional, seperti gamelan, gending, dan angklung.

Tarmuji juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang mendukung penuh acara Festival Lawang Kota Lama. Dia memang yakin, festival ini dapat menarik wisatawan, karena di Lawang cukup banyak tempat wisata. Baik wisata sejarah berupa bangunan kuno, maupun wisata alam.

"Terima kasih untuk Kemenpar yang sudah memberikan support, dukungannya," aku Tarmuji.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini