nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Penelitian Sebut Anak-Anak yang Punya Sahabat Karib Lebih Pintar dan Bahagia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 28 196 1956720 hasil-penelitian-sebut-anak-anak-yang-punya-sahabat-karib-lebih-pintar-dan-bahagia-VLKww0yIJr.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MASALAH yang kerap dihadapi si kecil saat di sekolah adalah tidak memiliki lingkungan belajar yang ramah dan menyenangkan. Ya, salah satunya masalah bully. Tentu, masalah ini perlu disikapi dengan bijak.

Selain memberantas perilaku negatif ini, jika Anda sebagai orangtua tahu anak Anda mengalami perundungan, maka tidak ada salahnya untuk Anda memberikan solusi pertemanan yang lebih baik pada si kecil, misalnya menyatusekolahkan anak Anda dengan sahabatnya.

Upaya ini ternyata terbukti membawa dampak positif, lho. Seperti yang dijelaskan dalam penelitian yang dipublikasi pada British Journal of Educational Psychology, di mana peneliti dari University of Surrey coba mengukur dampak persahabatan pada 593 anak mulai dari anak kelas 10 di Inggris.

Baca Juga: Perempuan Ini Minum Susu di Tulang Selangka, Tumpah Semua!

Dilansir Okezone dari Daily Mail, Jumat (28/9/2018), tercatat bahwa anak-anak yang satu sekolah dengan sahabatnya selama enam dan tujuh tahun, memiliki rata-rata 13 persen prestasi akademik yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu, mereka cenderung memiliki perilaku yang ramah dan perasaan bahagia yang jauh lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak satu sekolah dengan sahabatnya. Namun, fakta lain mengungkapkan bahwa hanya 27 persen anak yang berhasil mempertahankan sahabat terbaik mereka.

Penulis studi, Dr Terry Ng-Knight, mengatakan, anak-anak yang memiliki sahabat yang sama selama masa transisi cenderung lebih baik. "Teman-teman terbaik anak berubah karena berbagai alasan, tetapi transisi ini mungkin merupakan faktor besar yang mengganggu persahabatan," katanya.

Baca Juga: Legging Seharga Rp588 Ribu Ini Buat Ribuan Orang Tertipu, Minat?

Dia melanjutkan, jika orangtua dapat menemukan cara untuk mendukung persahabatan selama waktu ini, ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan pencapaian dan perilaku.

Meskipun mempertahankan nilai manfaat dan perilaku persahabatan penting, itu tidak mengurangi risiko masalah kesehatan mental emosional si anak. Namun, menjaga 'persahabatan berkualitas rendah', kata para peneliti, dapat meningkatkan kemungkinan masalah emosional saat usia anak-anak.

Studi ini menemukan anak-anak yang sudah memiliki masalah perilaku dan nilai rendah lebih mungkin kehilangan sahabat terbaik mereka.

Jadi, Dr Ng-Knight berkata bahwa anak-anak harus diberi dukungan ekstra untuk melanjutkan pertemanan dalam upaya untuk menghentikan perilaku dan nilai mereka semakin buruk.

"Membiarkan anak-anak untuk memilih teman-teman mana yang mereka ingin temui, membantu anak-anak mempertahankan persahabatan mereka," kata Dr Ng-Knight.

Dr Ng-Knight menambahkan, beberapa sekolah mendorong anak-anak dan orangtua untuk menominasikan teman-teman yang ingin mereka tinggali dan beberapa sekolah tidak mengizinkan masukan apa pun dari anak-anak dan orangtua. So, jangan biarkan si anak berpisah dengan sahabatnya, ya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini