nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Anggapan Wanita Seorang Multitasking Itu Salah!

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 11:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 28 196 1956757 ternyata-anggapan-wanita-seorang-multitasking-itu-salah-M0iDc48FKx.jpg Wanita Karier (Shutterstock)

SELAMA ini banyak anggapan di masyarakat bila wanita bisa melakukan apa saja alias multitasking. Di pagi hari misalnya, seorang ibu dapat memasak, menyiapkan bekal, dan mengurus anak berangkat sekolah dalam waktu singkat. Bila kegiatan itu dilakukan oleh seorang ayah, belum tentu bisa terlaksana dengan baik.

Namun, sebuah penelitian baru dari University of Bergen mematahkan anggapan tersebut. Para peneliti telah membuktikan bila tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan melakukan banyak tugas antara pria dan wanita. Hasil penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam blog Harvard Business Review.

 Baca juga: Lewat Perubahan Penampilan, Apakah Meghan Markle Bocorkan Soal Kehamilan?

Wanita Karier

Tujuan dari penelituan ini adalah memvalidasi perbedaan jenis kelamin pada saat melakukan multitasking dalam populasi umum. Untuk melakukannya, para peneliti menggunakan terknologi CMPT yang dirancang menyerupai aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam tes itu, peserta yang terdiri dari 66 wanita dan 82 pria dengan rentang usia 18 - 60 tahun berada dalam ruang 3D virtual.

Melansir Okezone dari Independent, Jumat (28/9/2018), ada 3 ruangan yang diberikan yaitu dapur, ruang penyimpanan, dan ruang utama dengan meja serta layar proyeksi. Setiap peserta diminta untuk menyiapkan ruang guna melakukan pertemuan. Caranya menempatkan kursi, pensil, dan minuman di lokasi yang tepat. Secara bersamaan, peserta juga menangani gangguan seperti panggilan telepon untuk pemberian instruksi lebih lanjut yang harus diingat.

 Baca juga: Ternyata Kate Middleton dan Pangeran William Sempat Putus Lho, Bagaimana Kisahnya?

Wanita Karier

Para peneliti kemudian membandingkan kinerja pria dan wanita berdasarkan beberapa variabel. Mereka menilai akurasi keseluruhan penyelesaian tugas, total waktu yang dibutuhkan, jarak total yang ditempuh di lingkungan virtual, kemampuan mengingat melaksanakan tugas, dan pengelolaan gangguan secara optimal. Setelah dianalisis, hasilnya tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam hal kemampuan multitasking.

Walau begitu, para peneliti menjelaskan bila mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan ada beberapa perbedaan antara kedua jenis kelamin. Kemungkinan itu akan tetap ada meskipun terbilang kecil. Sementara itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki multitasking bersamaan.

 Baca juga: 5 Posisi Seks ala Kamasutra Ini Bikin Suasana Lebih Panas

"Penelitian ini tergolong adil untuk memberi kesimpulan bahwa bukti stereotip wanita adalah multitaskers yang lebih baik, sejauh ini cukup lemah. Namun diperlukan peneliti lebih lanjut untuk menegaskan hal ini," ungkap salah seorang peneliti.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini