Jajal Onde-Onde Kekinian dari Malang, Ada Isi Kopi hingga Green Tea

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 28 298 1956911 jajal-onde-onde-kekinian-dari-malang-ada-isi-kopi-hingga-green-tea-Db3ll8Ibjy.jpg Onde-onde kekinian khas Malang (Foto:Avirista)

KUE onde - onde sudah tak asing lagi bagi sebagian orang. Ya kue jajanan tradisional yang kerap dijumpai di pasar ini umumnya berisikan wijen.

Lalu bagaimana jadinya bila onde - onde tersebut berisikan kopi, jahe, buah naga, coklat, keju, hingga teh hijau?

Yuk kita mengincipi onde - onde modifikasi unik dari karya ibu - ibu di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Onde - onde Mbok Dhe namanya, di dalamnya berisikan beranekaragam rasa mulai jahe, buah naga, daun pandan, teh hijau, hingga kopi hitam.

Ikka Dewi, sang owner menuturkan ide awal pembuatan onde - onde  dari  ingin coba - coba modifikasi dari bahan - bahan herbal.

 

"Inspirasi kita ingin buat onde - onde yang bisa menyehatkan dari ramuan herbal lalu kita coba pakai jahe, daun pandan, buah naga," ujar Ikka kepada okezone di stand kuliner Festival Lawang Kota Tua.

Alhasil sesuai taglinenya 'herbal', ada onde - onde yang dikukus, bukan digoreng sebagaimana pada umumnya.

"Pada onde - onde jahe misalnya di lapisan luar kita juga selipkan bahan baku jahenya supaya terasa. Jadi bisa menghangatkan badan kalau kedinginan. Apalagi Malang ini kan sering dingin," jelasnya.

Begitu pula di onde - onde kopi, rasa kopi, begitu terasa saat gigitan pertama masuk ke mulut. Campuran kopi hitam berpadu dengan rasa onde - onde membuat anda bisa melek dan kembali segar beraktivitas.

"Kalau yang onde - onde kopi itu memang asli kopi bubuk hitam. Kopinya ditumbuk dulu jadi bubuk baru di masukkan ke dalam. Lalu lapisan luar onde - onde juga dilapisi kopi," tutur Ikka saat menjelaskan pembuatan onde - onde kopi.

Ia menambahkan sejak resmi diproduksi pada kisaran Desember 2017 produk onde - onde Mbok Dhe ini cukup diminati konsumen di sekitar Malang raya.

Namun kendala ketahanan makanan yang membuat onde - onde aneka rasa ini tak bisa di pasarkan di luar Malang.

"Gampang basi karena tidak pakai bahan pengawet. Hanya bertahan satu hari saja. Kalau di kirim ke luar kota kan harus perlu waktu otomatis dikasih pengawet," beber Nurwaningsih yang juga owner usaha onde-onde tersebut.

Tertarik mencicipi onde - onde beraneka rasa buatan ibu - ibu di Lawang ini? Datang di Festival Lawang Kota Tua di stand onde - onde Mbok Dhe yang berlangsung mulai Kamis 27 September 2018 hingga Sabtu 29 September 2018. Ada promo khusus yang diberikan bagi konsumen yang ingin membeli onde-onde. (ndr)

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini