nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akses Jadi Tantangan Utama Tingkatkan Pariwisata di Pandeglang

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 29 September 2018 16:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 29 406 1957386 akses-jadi-tantangan-utama-tingkatkan-pariwisata-di-pandeglang-YQW9Hvpbot.jpg Pantai Tanjung Lesung (Foto: Pradita Ananda/Okezone)

SEKTOR pariwisata tidak dipungkiri memang sangat berperan dalam menyumbang pendapatan bagi negara, selain imej dan karakter dari negara yang bersangkutan di mata dunia.

Kemajuan sektor pariwisata suatu negara, dalam prakteknya memang tidak bisa dilakukan secara merata dan serentak dalam waktu bersamaan. Ada daerah yang lebih dulu maju sektor pariwisatanya, di sisi lain ada daerah lainnya yang sektor pariwisatanya masih tertinggal.

Didukung oleh masyarakat, tentunya memajukan sektor pariwisata daerah yang belum maksimal ini memang menjadi tugas dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sebab, tantangan untuk memajukan sektor pariwisata di sebuah daerah yang masih belum optimal memang bukan pekerjaan mudah.

 (Baca Juga:Mengenang Masjid Terapung Palu yang Rusak Diterjang Tsunami)

Tantangan inilah yang salah satunya sedang dihadapi Kementerian Pariwisata dalam memajukan sektor pariwisata di Pandeglang, Provinsi Banten. Hal ini dijelaskan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Kalau mau to the point, tantangan soal akses itu nomor satu. Fasilitas jalan tol itu kita tunggu di 2020 bisa selesai, ya di 2019 itu seksi satu sudah kelar lagi. Lalu kedua, revitalisasi kereta, dan persoalan perihal akses bandar udara,” papar Arief Yahya saat dijumpai Okezone, Jumat, 28 September 2018 usai acara pembukaan Festival Tanjung Lesung, di kawasan Pantai Tanjung Lesung, Banten.

Untuk perihal pengadaan akses bandar udara, Arief melanjutkan bahwa pihak pemerintah pusat masih menunggu upaya dari Pemerintah Provinsi Banten.

 (Baca Juga:Genjot Sport Tourism Pandeglang, Menpar Arief Yahya Resmikan Rhino Dive Center)

“Kita harapkan tentang penetapan lokasi bandara sudah bisa diusulkan oleh Pemprov Banten, karena kembali lagi yang paling tahu kan Pemprov Banten,” tambahnya.

Selain soal akses, dalam kesempatan yang sama Arief juga menyebutkan sumber daya manusia di kawasan Pandeglang, yang meskipun sudah dinilai baik sejak dulu namun ke depannya tetap harus diberikan edukasi kesadaran sebagai masyarakat kampung wisata.

“SDM di sini oke dari dulu. Kemarin pas dive center belum dibangun, kita sudah latih penduduknya. Apa yang ada di sini dibangunkan homestay dari dana desa, dilatih bisnis, dan hospitality (keramahan), saya harapkan Cikadu bisa jadi kampung wisata, yang pengelolaannya profesional,” tutup Arief Yahya.

(tam)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini