Tanggulangi Bencana Alam di Palu dan Donggala, Kemenkes Berangkatkan Tim Tenaga Medis

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 29 September 2018 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 29 481 1957367 tanggulangi-bencana-alam-di-palu-dan-donggala-kemenkes-berangkatkan-tim-tenaga-medis-jSVNAu1pIl.jpg Gempa di Palu (Foto: Ist)

BELUM hilang duka gempa bumi di Lombok, kini daerah di Indonesia harus kembali dilanda bencana alam. Kemarin sore gempa dan tsunami mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Hingga pukul 10.00 pagi tadi waktu setempat tercatat bencana ini memakan 48 orang korban meninggal dan 356 orang korban luka-luka.

Melihat kondisi ini, tentunya para korban membutuhkan bantuan medis sesegera mungkin. Berdasarkan rilis yang diterima Okezone, Sabtu (29/9/2018), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan. Selain itu, masih ada sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang tengah melakukan perjalanan menuju titik bencana.

Rencananya tenaga Kesehatan dari RSUP Kandouw yang berjumlah 9 orang berangkat lewat jalur udara ke Gorontalo pada pukul 16.30 WITA. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Palu melalui jalan darat. Ada pula 30 orang Nakes Nusantara Sehat yang akan berangkat ke Sulteng untuk difokuskan dahulu dalam krisis penanggulangan bencana.

 (Baca Juga:Mengenang Masjid Terapung Palu yang Rusak Diterjang Tsunami)

Sementara itu, saat ini tim gabungan dari RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar, PSC 119- BSB Intim telah siap berangkat menuju lokasi bencana di Palu. Sama halnya dengan tim dari RS Dr. Tadjuddin Chalid, Makassar. Tim medis akan sedia membantu para korban gempa dan tsumami.

 

Di sisi lain, dokter yang dibutuhkan dengan segera untuk penangan korban adalah dokter spesialis ortopedi, bedah umum, bedah saraf, anestesi, perawat bedah, dan perawat anestesi. Tim pertama dari RSUP Kandouw dan RSUP dr Wahidin Sudirohusodo sudah siap sedia dan kemudian akan dilanjutkan dengan tim dari RS dr Kariadi, RS Sarjito, RS Hasan Sadikin, dan RS dr Mohammad Hoesin. Sedangkan tim dari Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat subkluster kesehatan reproduksi, gizi, dan kesehatan lingkungan masih menunggu koordinasi untuk memberikan bantuan.

 (Baca Juga:PB IDI Kerahkan Tim Medis untuk Tangani Korban Bencana Tsunami Palu)

Berkaitan dengan obat-obatan, Kemenkes sudah berkoordinasi dengan kabupaten terdekat yang tidak terkena efek bencana antara lain Kabupaten Luwuk Timur, Palopo, Luwu, Luwu Utara untuk menyediakan obat yang dibutuhkan. Saat ini ketersediaan obat di lokasi bencana masih mencukupi. Instalasi farmasi pusat juga siaga menyiapkan obat jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Beberapa tim juga masih terus berkoordinasi untuk memberikan bantuan dan mencari akses. Sebab bencana menyebabkan kerusakan jalan dan listrik padam sehingga membuat komunikasi serta transportasi terkendala. Ada pun tim yang melakukan koordinasi Rapid Health Assessment, Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes dan tim bantuan dari Poso.

Selanjutnya, bagi masyarakat jika ada yang ingin mendapatkan info keluarganya di Palu bisa menghubungi nomor-nomor berikut ini: Kantor SAR Palu (+62451481110), bagian komunikasi Palu (085299267110 Ahmad Irvan), Tim SAR Palu (+6282291999669 Sayudi, +6285145000022 Asrul Ariman).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini