Tonjolkan Motif Kearifan Lokal, Ini Keistimewaan Batik Banten

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 30 September 2018 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 30 194 1957642 tonjolkan-motif-kearifan-lokal-ini-keistimewaan-batik-banten-DduK8wZXzh.jpeg Batik Banten (Pradita Ananda/Okezone)

TIDAK dipungkiri, dari sederet warisan nusantara (wastra) tradisional Indonesia, batik masih menjadi primadona. Primadonanya pun tak hanya di Indonesia sendiri, tapi sampai ke internasional.

Jika bicara soal batik, maka sebagian orang akan teringat dengan batik Solo, batik Yogyakarta, ataupun batik khas Cirebon. Namun tahukah Anda, bahwa provinsi Banten pun memiliki batik sebagai salah satu kekayaan budayanya?

Memang, jika disandingkan secara popularitas. Batik Banten belum terlalu se-hits batik Solo, batik Yogyakarta, ataupun batik Cirebon. Namun seiringnya berjalannya waktu, disebutkan oleh Eneng Curhayati, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Ketenaran batik Banten sekarang sudah jauh meningkat.

 Baca juga: Aksesori Rambut Ini Hanya Bisa Dibeli oleh Crazy Rich Lady!

Batik Banten (Pradita Ananda/Okezone)

“Batik Banten ini sebetulnya sudah ada dari lama, kebanyakan dengar batik Solo, Yogya, dan Cirebon yang branding nya mendunia. Kita juga berupaya membranding, sekarang batik Banten sudah cukup sudah cukup terkenal, namun batik Cikadu memang baru beberapa tahun,” papar Eneng saat ditemui, di kawasan Tanjung Lesung, Banten.

Eits, tapi jangan salah! Walau usianya baru beberapa tahun. Nyatanya, lanjut Eneng, hampir seluruh kabupaten/kota sudah memiliki batik dengan coraknya sendiri yang mana menjadi “selling point” atau daya tarik dari batik Banten.

 Baca juga: Intip Potongan Rambut Nabi Muhammad SAW di Museum Turki

“Batik ini kan punya ciri khas masing-masing. Batik Banten itu kami lebih angkat khasanah kearifan lokal dalam hal motifnya. Misalnya di motifnya ada badak, lalu tanjung lesung ada gambar lesung nya, ambil dari momoloh (menara) kesultanan Banten Lama, atau ada juga batik Tangerang dengan entitas masyarakat Tionghoa. Jadi bukan hanya motif umum misalnya bunga,” tambahnya.

 Batik Banten (Pradita Ananda/Okezone)

Terakhir, Eneng juga menyebutkan ke depannya batik Banten dengan keistimewaannya yakni mengangkat nilai khasanah kearifan lokal ini dikembangkan secara sentra terhadap masyarakat.

 Baca juga: Masuk Rekor Dunia, Desa Ini Mewajibkan para Wanita Berambut Panjang hingga Bermeter-meter!

“Ke depan, batik Cikadu ini juga akan dikembangkan ke sentra di masyarakat melalui proyek taman wisata Cikadu yg didanai oleh Kementerian PUPR, salah satunya dengan ada workshop untuk industri batik dan ada show room juga. Bagaimana kita punya produk ini, juga punya industri rumahan yang memberdayakan masyarakat, dilakukan juga oleh masyarakat kita,” pungkas Eneng.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini