nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mencicipi Sayur Lodeh Favorit Artis dan Tokoh Ternama Indonesia di Kopi Klotok

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 16:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 01 298 1957955 mencicipi-sayur-lodeh-favorit-artis-dan-tokoh-ternama-indonesia-di-kopi-klotok-zcZhsRl4SK.jpg Kuliner di Jogja Kopi Klotok (Foto: Dimas/Okezone)

"JOGJA begitu istimewa," kalimat ini mungkin sudah sering Anda dengarkan ketika berbincang dengan keluarga, teman, atau rekan kerja yang baru saja melakukan perjalanan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekilas memang terdengar sederhana, namun menyiratkan makna yang mendalam.

Yogyakarta memang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan nusantara maupun mancanegara. Bagaimana tidak, di tempat ini Anda dapat mengeksplorasi berbagai aktivitas wisata dengan segala keunikkannya. Bisa dibilang Yogyakarta menyuguhkan paket lengkap bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang asri, keragaman budaya, hingga mencicipi berbagai kuliner tradisional.

Keramahan penduduk, serta suasana kota yang nyaman dan menyenangkan, berhasil membuat para wisatawan terhipnotis untuk kembali lagi.

Dari sekian banyak destinasi maupun objek wisata kuliner, ternyata ada satu tempat yang menawarkan pengalaman unik dengan balutan nuansa nostalgia yang sangat kental yakni, Kopi Klotok.

Di kalangan pencinta kuliner, tempat makan ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Okezone dan rombongan PT. Bank Central Asia Tbk (BCA), berkesempatan mencicipi sejumlah menu andalannya.

Sesuai dengan namanya, Kopi Klotok menyuguhkan racikan kopi hitam yang diolah dengan cara tidak biasa.

"Kalau tempat kopi lain kopinya itu diseduh. Kalau kopi kami di masak. Jadi bubuk kopi di masukkan ke dalam panci, lalu dimasak dengan gula dan air mendidih. Kemudian diaduk hingga menimbulkan bunyi 'klotok klotok'," ungkap Sri Handayani, selaku pemilik Kopi Klothok, di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Teknik pengolahan inilah yang kemudian menginapirasi Sri untuk menggunakan kata Klotok pada nama kedainya. Dari segi rasa, olahan kopi klotok menyuguhkan perpaduan rasa pahit dan manis, dengan tekstur atau body kopi yang cenderung lebih lembut dibandinkan kopi tubruk kebanyakan.

Pengunjung biasanya meminum kopi klotok ditemani sepiring pisang goreng. Hidangan tersebut menjadi pairing atau pasangan yang pas, karena rasa pisangnya sendiri mampu mengimbangi rasa manis kopi.

Selain kopi, pengunjung juga dimanjakan dengan beragam jenis makanan tradisional Jawa, yang berhasil menciptakan suasana nostalgia. Salah satu menu yang paling diminati adalah olahan sayur lodeh.

Uniknya, tempat ini menyuguhkan 3 pilihan sayur lodeh yakni, sayur lodeh tempe lombo ijo, sayur lodeh terong, dan sayur lodeh kluwih. Namun melihat begitu banyaknya masyarakat, hingga tokoh-tokoh ternama yang datang ke Kopi Klotok hanya untuk menikmati hidangan tersebut, memunculkan sebuah pertanyaan menggelitik, seperti apa resepnya?

Menurut Sri, tidak ada resep khusus atau bahan rahasia untuk menambah cita rasa sayur lodeh. Namun ia mengatakan bahwa seluruh bahan makanan yang digunakan merupakan produk terbaik, lalu diolah dengan tungku tanah liat.

"Semua bahan mulai dari cabai, bawang merah, tempe, hingga terongnya dibeli dari hasil panen penduduk sekitar. Untuk resepnya sendiri tidak ada yang spesial, biasa saja," ungkap Sri.

Hal senada juga diakui oleh Nugroho Adi selaku Supervisor Kopi Klotok. Alasan pengunjung ketagihan makan sayur lodeh karena ada 'missing link' di hati dan pikiran mereka. Apalagi bentuk bangunan memang sengaja didesain bergaya tempo dulu, lengkap dengan benda-benda antik.

"Waktu kecil kitakan sudah sering makan sayur lodeh buatan nenek atau ibu kita. Tapi pada satu titik, kehidupan berubah dan kita tidak merasakan lagi. Jadi pas mencicipi sayur lodeh di tempat ini, orang-orang jadi suka karena efek nostalgianya," jelas Nugroho.

"Kemarin itu Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) datang ke tempat ini langsung pesan sayur lodeh. Beliau juga sempat memberi testimonial yang ditulisnya sendiri," sambungnya.

Lalu berapakah biaya yang harus dikeluarkan, untuk menikmati kopi, pisang goreng, dan olahan sayur lodeh khas Kopi Klotok?

Mengingat tempat ini menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, harga makanannya pun relatif terjangkau. Untuk menikmati sayur lodeh dan nasi sepuasnya, pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp11.500.

Barulah ketika mereka menambah lauk seperti telur dadar, oseng kayu, dan ikan goreng, pengunjung akan dikenakan tambahan biaya. Sedangkan kopi klotok dibanderol seharga Rp 5.000 per gelas dan pisang goreng Rp2.500 per porsi. Warung ini buka mulai pukul 07.00 hingga 22.00, dan berlokasi di Jalan Kaliurang KM 16, Pakem, Yogyakarta.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini