nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pamer Bokong Berlatar Destinasi Wisata Lagi Marak di Instagram

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 11:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 01 406 1957920 pamer-bokong-berlatar-destinasi-wisata-lagi-marak-di-instagram-H2zWv0qKX1.jpg Pamer bokong (Foto: Instagram)

BERFOTO di lokasi wisata atau tempat yang ikonik di sebuah daerah saat traveling menjadi keharusan. Di zaman yang serba visual dan penggunaan media sosial yang terasa seperti kebutuhan utama menjadikan pamer foto pun bagian dari kebiasaan.

Namun, sebuah tren pamer foto di destinasi wisata yang tidak biasa marak di media sosial, khususnya Instagram. Akan tetapi, foto-foto yang dibagikan dalam akun Instagram bisa dibilang senonoh dan tidak wajar. Bagaimana tidak, foto yang dipamerkan tersebut memperlihatkan anggota tubuh yang sebaiknya ditutup dan memalukan jika dipertunjukkan.

Baca Juga: Potret Kesibukan Hot Mom Nabila Syakieb kala Momong Baby Raqeema

Tren memamerkan bokong di media sosial sudah terjadi setahun lalu, tapi rekam unggahannya masih banyak dan dapat dengan mudah ditemukan. Lewat tagar cheekyexploits netizen bisa dengan mudah menemukan para wisatawan berpose membelakangi lensa kamera dengan menurunkan celana yang semula dikenakannya.

Teramat disayangkan, karena para wisatawan ini berpose memamerkan bokongnya, padahal di hadapan mereka terbentang pemandangan alam yang indahnya tiada tara, sulit diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun tren memamerkan bokong saat berada di destinasi wisata termasuk hal yang konyol, tapi nyatanya foto-foto mempertunjukkan bongkahan daging tidak bertulang tersebut malah panen love!

Dilansir Okezone dari laman Independent, Senin (1/10/2018), sebuah akun Instagram bernama @cheekyexploits dan memiliki pengikut 291 ribu lebih, foto-fotonya selalu disukai oleh ratusan warganet. Berpose membelakangi kamera dengan menurunkan celana, menampilkan bokong, dengan latar belakangan pemandangan wisata, bukanlah perilaku turis yang tepat, namun wisatawan yang mengikuti tren ini malah berpendapat sebaliknya.

 

“Saya bangga dengan bokong saya, saya pun tidak peduli jika ibu saya melihat foto itu,” kata mereka. Tapi, ini tentu saja bukan sekadar tentang menjaga martabat seorang ibu. Ini tentang perbuatan yang buruk dan mencari perhatian.

 Baca Juga: 4 Gaya Busana Panas Ina Thomas, Lagi Senang Pamer Perut!

Dalam sumber pun tertulis, pose menunjukkan bokong pun bukan tentang pelanggaran agama, tapi soal menjaga kehormatan dan menghargai warga sekitar yang berada di kawasan destinasi wisata. Sebab, bisa saja mereka tersinggung, terlebih kawasan wisata pun dapat berupa lokasi yang dianggap suci, sakral, atau dihormati oleh warga sekitar, maka sebagai wisatawan pun perlu menghargai budaya yang ada.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini