nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mulailah Batasi Anak di Depan Layar, Bisa Tingkatkan Fungsi Otak Loh!

Antara, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 21:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 01 481 1958190 mulailah-batasi-anak-di-depan-layar-bisa-tingkatkan-fungsi-otak-loh-c5QJS1squ6.jpg Anak Main Gadget (Zeenews)

MEMBATASI screen time atau waktu di depan layar pada anak hingga dua jam dapat meningkatkan fungsi otak hingga keterampilan berbahasa, menurut studi terbaru dari The Lancet Child and Adolescent Health.

Dalam penelitian itu, para peneliti mengamati sekitar 4.500 anak berusia 8 hingga 11 tahun. Mereka dibandingkan waktu tidur, aktivitas fisik, dan waktu di depan layar.

 Baca juga: Ternyata Stres Tak Selamanya Buruk! Ini Penjelasan Ahlinya

Anak Bermain Tab

Menurut pedoman itu, anak-anak dalam kelompok usia tersebut tidak diperkenankan menghabiskan lebih dari dua jam waktu di depan layar, memeroleh waktu tidur antara 9 hingga 11 jam, dan setidaknya melakukan aktivitas fisik selama satu jam per hari.

Para peneliti menemukan bahwa dari 4.500 anak, hanya 5% yang memenuhi standar pedoman yang disarankan.

 Baca juga: Seekor Anjing Laut Sambit Kayaker dengan Gurita Besar, Lucunya Sampai Viral!

Penelitian ini menyatakan 51 persen anak-anak yang mendapatkan waktu tidur yang direkomendasikan, 37 persen anak sesuai dengan rekomendasi waktu di depan layar, dan 18 persen yang memenuhi persyaratan aktivitas fisik.

 Anak Main Tab

Penulis utama riset Jeremy Walsh memberitahukan, hal tersebut memungkinkan para peneliti melihat dampak kolektif dari tidur, waktu di depan layar, dan aktivitas fisik anak.

 Baca juga: Berkunjung ke Jawa Timur, Intip Lahapnya Tamara Bleszynski Makan di Pinggir Jalan

"Kita tahu bahwa perilaku aktivitas fisik, tidur, dan waktu di depan layar itu secara independen berdampak pada kesehatan kognitif anak. Namun, perilaku-perilaku tersebut tidak pernah dipertimbangkan dalam kombinasi," ujarnya dilansir Time, Sabtu (29/9).

"Kami benar-benar memiliki kesempatan di sini untuk melihat bagaimana memenuhi masing-masing pedoman dan memenuhi semua pedoman yang berhubungan dengan kognitif dalam sampel besar dari anak-anak Amerika," lanjutnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini