nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Kemo, Mantan Model Playboy Ini Pilih Terapi Ekstrak Ganja untuk Obati Kanker Otak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 02 Oktober 2018 13:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 02 481 1958453 tolak-kemo-mantan-model-playboy-ini-pilih-terapi-ekstrak-ganja-untuk-obati-kanker-otak-ZfVzlzLwui.jpg Kerri Parker (Foto: Metro)

KITA semua tahu, sampai detik ini penggunaan ganja dianggap ilegal, sekali pun digunakan untuk pengobatan. Hal ini berkaitan dengan dampak negatif yang terkandung di dalam ganja yang mana dinilai lebih banyak daripada manfaatnya.

Namun, kita juga tidak menutup mata bahwa ada sebagian orang yang menggunakan ganja ini sebagai pengobatan penyakitnya. Seperti cerita mantan mode Playboy yang satu ini. Secara terang-terangan dia mengungkapkan bahwa ekstrak ganja menjadi penyelamat hidupnya.

Dilansir Okezone dari New York Post, Selasa (2/10/2018), seorang mantan Playboy bernama Kerri Parker diketahui menolak kemoterapi untuk mengobati tumor otaknya. Sebaliknya, dia beralih ke minyak ganja (ekstrak ganja) yang mana itu ilegal di Inggris, di mana dia tinggal.

Perempuan berusia 34 tahun itu mengatakan, dia akan mengambil risiko lima tahun di balik jeruji daripada menjalani 12 putaran kemo. Dengan berlandaskan alasan itu, dia tegas bahwa ekstrak ganja yang dia gunakan menjadi "satu-satunya kesempatan" untuk dia tetap bisa hidup hingga sekarang.

Baca Juga: Di Negara Ini, Kamu Bisa Tahu Perempuan yang Masih Perawan Hanya dengan Lihat Gaya Rambutnya!

Parker berpendapat, dia hanya akan menjadi lebih sakit dengan memulai kemo, yang mana telah dijadwalkan dilakukan setiap Senin. Dia pun mengatakan bahwa melakukan tindakan kemo pun tidak menjamin akan menyelamatkan hidupnya.

Berbicara kepada The Mirror, mantan teknisi laboratorium dari Norwich mengatakan, pihaknya tahu bahwa menggunakan ganja berarti Anda bisa dipenjara tetapi, pihaknya benar-benar percaya itu adalah satu-satunya kesempatan yang dimiliki pasien kanker otak untuk tetap hidup.

“Saya telah bekerja keras selama beberapa tahun terakhir. Saya berlatih untuk sabuk hitam dalam seni bela diri dan saya yang paling fit dan sehat, jadi ketika dokter mengatakan mereka ingin saya menjalani perawatan yang akan membuat saya sakit, itu tidak masuk akal bagi saya," katanya.

kerri parker

Dia mengatakan, dokter berkata kepadanya bahwa tidak ada seorang pun dengan kanker otak telah berhasil melalui 12 putaran kemo tanpa menyerah pada penyakit.

Parker menambahkan, dia tidak ingin rambutnya rontok karena proses kemoterapi atau wajahnya terbakar karena radioterapi. "Saya berlatih setiap hari, menjalankan akademi model dan bisnis nutrisi, dan saya tidak ingin kanker mempengaruhi semua ini," kata dia.

Sebaliknya, Parker akan menaruh kepercayaannya dalam minyak ganja. "Ini risiko yang saya siap ambil, ya, salah satunya masuk penjara," singkatnya.

Baca Juga: 5 Harajuku Style Ini Pasti Bikin Anda Geleng-Geleng, Unik Banget

Sementara itu, minyak ganja berkonsentrasi rendah adalah legal di Inggris, Parker berharap untuk menggunakan obat dengan dosis THC (tetrahydrocannabinol) yang lebih tinggi, komponen psikoaktif dalam ganja yang membuat pengguna merasa "tinggi." Parker mengatakan dia telah didukung oleh teman-teman dan keluarganya atas keputusannya untuk menggunakan cannabidiol (CBD) daripada mengikuti rute kemoterapi.

Perlu Anda ketahui, Parker pertama kali didiagnosa kanker otak pada 2013 dan sempat menjalani operasi penyelamatan nyawa dalam tata laksana pengangkatan tumor di otak. Sayangnya, dokter pribadi dia memberi tahu bahwa pada bulan ini, tumor di otak Parker kembali muncul.

Sebelum mengidap kanker otak, Parker dianugerahi sebagai Miss UK, serta menghabiskan waktunya mendaki gunung, scuba diving, berkuda, dan balap mobil reli profesional. Dia juga pernah menjadi pemeran pengganti Megan Fox.

Satu fakta medis yang sudah dipublikasi menjelaskan bahwa ganja yang mengandung THC terbukti mengurangi beberapa efek samping dari pengobatan kanker termasuk mual selama kemoterapi. Namun, tentunya penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menjawab; "Apakah ganja dengan THC dan CBD memang memiliki manfaat sebagai anti-kanker".

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini