Share

Bahayakah Lakukan Operasi Plastik di Usia Senja Seperti Ratna Sarumpaet?

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 194 1959302 bahayakah-lakukan-operasi-plastik-di-usia-senja-seperti-ratna-sarumpaet-3QBIUni07s.jpg Ratna Sarumpaet (Foto: Okezone)

CANTIK memang sesuatu yang relatif. Tapi tak dipungkiri, wanita mana sih yang tidak mau memiliki paras cantik sempurna?

Baik itu wanita muda, ataupun yang sudah berusia lanjut. Nyatanya keinginan untuk punya bentuk wajah ideal dan cantik sesuai standar masing-masing masih menjadi keinginan banyak orang.

Salah satunya seperti yang baru saja dilakukan oleh sosok Ratna Sarumpaet. Meski pada kenyataannya usianya sudah berada di titik lanjut, 70 tahun. Namun usia lanjutnya tersebut, tidak memadamkan keinginannya untuk tetap melakukan tindak operasi plastik agar tetap memiliki bentuk tampilan wajah yang dikehendaki.

Tapi jika dilihat dari sisi medis, berbahayakah melakukan tindak operasi plastik di usia lanjut seperti yang dilakoni oleh Ratna? Berikut jawaban dr. Tompi selaku dokter bedah plastik.

 (Baca Juga:6 Meme Drama Oplas Ratna Sarumpaet, dari Jadi Valak sampai Dijejerin Lucinta Luna)

“Bahaya atau enggak? Selama kondisinya terkontrol tidak masalah, seperti kondisi tensi, gula, jantungnya baik. Karena penting diketahui kalau yang namanya operasi tuh bukan datang, terus langsung potong. Datang itu ya periksa dulu, disiapin dulu, sehingga faktor-faktor yang bisa jadi penyebab yang tidak diinginkan pada fase penyembuhan atau intra operasi bisa diatasi dulu,” ungkap dr.Tompi kala ditemui Rabu (3/10/2018) di klinik BeYoutiful, Jakarta Selatan.

 

Jika dari sisi bahaya, bisa diukur dari kondisi kesehatan pasien yang bermasalah atau tidak. Bagaimana dengan jenis operasinya sendiri? Adakah beberapa jenis tindakan operasi plastik yang tidak boleh dilakukan oleh orang-orang pada usia lanjut?

 (Baca Juga:Hoaks Pemukulan Ratna Sarumpaet, Tompi: Pasti Akan Berbeda Memar Habis Ditonjok dan Dioperasi)

“Tidak, semua boleh asal kondisinya baik. Tapi kalau tensi misalnya 180, sudah gitu gula darahnya 800, ya jangan di operasi, nyari petaka itu,” tandas dr.Tompi singkat.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai tindak operasi plastik apakah yang dilakoni oleh Ratna Sarumpaet, Tompi sendiri menolak untuk berkomentar lebih detail.

“Itu tanya saja sendiri sama orangnya, setiap orang punya privasi kalau datang ke dokter memiliki tujuan apa, itu punya privasi sendiri. Dari tadi saya enggak menyebut loh, Ibu Ratna operasi apa, saya enggak bilang dokter Sidik melakukan tindakan apa, karena itu bukan ranah saya. Saya hanya bercerita secara general, kalau pasca operasi, operasi ini yang ditemuin ini, dan sebagainya,” tutup Tompi.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini