nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Orang Ini Catat Bagaimana Mereka Akan Mati, Membacanya Bikin Merinding

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 09:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 03 196 1958937 4-orang-ini-catat-bagaimana-mereka-akan-mati-membacanya-bikin-merinding-sXaekpuFSb.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEMATIAN merupakan salah satu hal yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Seseorang akan mengalami kematian di masa depan tanpa ada satu orang pun mengetahui bagaimana cara mereka menghadapi sakratul maut.

Sebenarnya, kematian bisa dihadapi dengan berbagai cara. Seseorang bisa pergi dengan cara yang tenang ataupun dengan cara yang mengerikan, namun ada suatu hal yang ternyata lebih mengerikan lagi, yakni saat seseorang mencatat kematian mereka sendiri.

Ada begitu banyak film dokumenter tentang orang-orang yang mencatat kematian mereka sendiri. Caranya pun aneh-aneh, ada yang menjelaskan bagaimana rasanya mengonsumsi sianida bahkan menjelaskan proses kelaparan hingga akhirnya mereka mati.

Tentunya film yang dibuat di luar akan sehat akan terlihat sangat menyeramkan, karena merekam bagaimana seseorang menjelaskan proses kematiannya sendiri. Penasaran? Melansir dari Boldsky, Okezone akan membahasnya satu per satu. Yuk disimak!

Baca Juga: 5 Harajuku Style Ini Pasti Bikin Anda Geleng-Geleng, Unik Banget

1. Kematian Karl Patterson Schmidt

Karl Patterson Schmidt adalah seorang herpetologis. Dia menulis catatan yang menjelaskan bagaimana perasaannya setelah digigit ular ketika dia perlahan-lahan mati setelah kejadian itu. Dilaporkan bahwa dia mencoba mengambil ular untuk identifikasi ketika digigit.

Setelah itu, dia mulai mendokumentasikan pengalamannya dan asupan makanan yang dia ambil setelah gigitan ular. Pria malang ini melaporkan adanya pendarahan dan perasaan dingin serta gemetar.

Pada hari berikutnya, dia mengalami pendarahan yang lebih berat dan semua yang dilakukannya mengeluarkan darah. Mulai dari air kencing hingga mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan ususnya. Dia meninggal selama perawatannya dan laporan otopsi mengungkapkan bahwa dia meninggal karena pendarahan internal yang parah.

Baca Juga: Ketika Gal Gadot hingga Nicki Minaj Berhijab, Adam Levine Berpeci dan Snoopdogg Pakai Baju Koko


2. Kematian Medal Prasad

Merasa penasaran tentang rasa sianida, seorang pria bernama 'Prasad' melakukan eksperimen bunuh diri saat dia mengonsumsi secangkir sianida.

Dilaporkan bahwa dia tidak dapat menyelesaikan catatannya ketika dia meninggal saat mendokumentasikannya. Dia pun hanya meninggalkan sebuah catatan yang bertulis.

Dokter, ini adalah potasium sianida. Saya telah mencicipinya. Rasanya datang perlahan-lahan di awal, dan kemudian terbakar, seluruh lidah terbakar dan terasa keras. Rasanya sangat tajam.

Saya telah membaca di beberapa novel tentang membunuh seorang pria secara diam-diam dengan sianida. Benda ini dioleskan pada halaman buku yang sedang dia baca, dan ketika ia menyentuh lidahnya dengan jarinya untuk membalik halaman buku, dia mati dan tidak ada yang dicurigai.

Saya sekarang yakin betapa mudahnya seseorang dapat membunuh orang lain menggunakan benda ini.

3. Seorang Pria Jerman Tanpa Nama

Dua pemburu menemukan tubuh seorang pria berusia 58 tahun di sebuah kasur, di tengah hutan. Di samping tubuh tersebut, mereka menemukan catatan yang mengungkapkan rincian penderitaan pria itu, sebelum dia membuat dirinya kelaparan hingga mati.

Meskipun seluruh rincian tidak diungkapkan kepada publik, diyakini bahwa buku harian itu mengungkapkan banyak tentang hubungan pria itu dengan putrinya. Perjuangannya menjadi pengangguran dan juga rincian tentang proses kelaparan, di mana dia hanya minum air dan tidak makan apa-apa.

4. Kematian Nara Almeida

Nara adalah seorang blogger asal Brasil berusia 24 tahun yang dilaporkan meninggal karena kanker perut pada Mei 2018. Dia didiagnosis menderita kanker perut setahun sebelum kematiannya dan mulai mendokumentasikan kesehatan dan perawatan yang diterimanya.

Dia memiliki 4,5 juta pengikut media sosial dan secara teratur memposting gambar tentang perasaannya, malam tanpa tidur dan trauma yang dia alami. Hanya sebulan sebelum kematiannya dia memposting gambar yang dia beri judul, 'Saya percaya bahwa pada akhirnya semuanya akan berhasil saya lewati, dan saya membantu orang lain'. Sayangnya hal itu tidak pernah terjadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini