Tak Direstui Menikah dengan Pemusik, Wanita Ini Nekat Laporkan Keluarganya ke Pengadilan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 03 196 1958978 tak-direstui-menikah-dengan-pemusik-wanita-ini-nekat-laporkan-keluarganya-ke-pengadilan-zXmdhMbTE2.jpg Ilustrasi cincin kawin (Foto: Readers Digest)

STIGMA membedakan manusia satu sama lainnya dan memandang sebelah mata setiap pekerjaan memang harus dibuang jauh-jauh dalam kehidupan. Sebagian besar negara memang tidak mempermasalahkan perbedaan semacam ini, namun di beberapa negara hal seperti ini masih melekat erat dalam diri mereka.

Salah satu contohnya adalah kisah seorang wanita Arab Saudi yang gagal menikah dengan pria pilihannya karena pekerjaan kekasihnya sebagai pemusik. Tentunya kisah ini sangatlah menyedihkan, mengingat cinta manusia hanya terbataskan sebuah pekerjaan.

Dua tahun lalu, sang pelamar yang bekerja sebagai seorang guru sekolah selama 20 tahun, melamar seorang wanita berusia 38 tahun yang bekerja sebagai manajer bank di Unaizah di provinsi Qassim.

BACA JUGA:

Awas, Diet yang Salah Bisa Berisiko Terkena Serangan Jantung

Tapi keluarganya merasa keberatan dan mengatakan calon pasangannya tidak kompatibel secara “agama” dengan sang wanita. Pasalnya, ia memainkan oud uang merupakan kecapi oriental yang populer di seluruh Arab.

Pada beberapa Kerajaan, seorang pria yang memainkan musik dianggap memiliki reputasi buruk. Hal inilah yang membuat keluarga sang wanita enggan merestui hubungan anaknya.

 

Wanita itu, yang tidak disebutkan namanya, tersebut membawa kasus yang menimpanya ke pengadilan. Pengadilan pun menimbang-nimbang alasan dari sisi keluarga, yang mengatakan pernikahan itu tidak bisa dilakukan.

“Karena pelamar memainkan alat musik dia tidak cocok untuk wanita ini dari sudut pandang agama," kata pengadilan.

Wanita itu mengatakan pamannya telah menyetujui pernikahan itu tetapi salah satu saudara laki-lakinya menolak pelamar yang mengklaim dia bermain "oud".

Wanita itu tidak menikah selama tujuh tahun akibat tak mendapat restu dari keluarganya. Pelamar yang sama melamarnya dua tahun lalu tetapi keluarganya menolaknya dengan alasan yang sama. Alhasil kekesalan telah membuat wanita itu melaporkan keluarganya ke Pengadilan Status Pribadi.

Pengadilan pun telah melihat kasus tersebut dan memutuskan mendukung keluarga yang menyatakan bahwa pasangan itu tidak cocok satu sama lain karena "alasan agama". Pengadilan tidak melihat perlunya mempertanyakan pelamar dan mengambil kesaksiannya.

Wanita itu membawa kasus ini ke Pengadilan Banding dan membuktikan bahwa kesaksian saudara laki-lakinya tidak berdasar karena dia hanya mendengar dari orang lain bahwa pelamarnya memainkan alat musik.

Pengadilan Banding membawa saksi yang mengaku bahwa dia tidak pernah benar-benar melihat pria pelamar ini memainkan alat musik. Dia mengaku bahwa ibunya menekannya untuk bersaksi membantu sang pelamar.

 

Wanita itu juga menyerahkan kesaksian dari rekan-rekan pelamar dan dari imam masjid yang sering ia datangi. Mereka semua menjamin si pelamar mengatakan bahwa dia adalah orang yang berakhlak baik dan memiliki keyakinan yang kuat.

Namun, Pengadilan Banding meratifikasi putusan pengadilan dalam mendukung keputusan keluarga. Wanita itu mengatakan bahwa dia akan mencari intervensi dari otoritas yang lebih tinggi di negara itu.

Wanita yang bekerja sebagai manajer bank itu mengatakan bahwa ia bertekat untuk menikahi pelamarnya. Ia menggambarkan sang pria sebagai sosok yang sangat saleh dan memiliki reputasi yang baik.

"Saya tidak akan berhenti di sini. Saya akan membawa masalah ini ke Mahkamah Agung. Mungkin saya akan menemukan kemenangan saya di sana. Saya berusia 38 tahun dan memegang posisi eksekutif mengelola lebih dari 300 orang dan saya memiliki gelar master,” tutur sang wanita, sebagaimana dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (3/10/2018).

BACA JUGA:

Awas, Diet yang Salah Bisa Berisiko Terkena Serangan Jantung

“Saya cukup yakin saya tahu apa yang terbaik untuk diri sendiri. Alasan mengapa saya bersikeras menikahi pelamar saya adalah bahwa dia telah menjadi guru selama 20 tahun dan semua orang yang mengenalnya menjamin kehormatan dan kesalehannya,” tutup wanita tersebut.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini