nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hati-Hati Ladies, Stres Kerja Bisa Kurangi Peluang Hamil hingga 25% Loh!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 03 Oktober 2018 20:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 03 481 1959293 hati-hati-ladies-stres-kerja-bisa-kurangi-peluang-hamil-hingga-25-loh-jA470iLMq6.jpg Hamil Stres (Healthy Pregnancy)

BEKERJA memang sulit untuk dilepaskan bagi mereka yang membutuhkan biaya tambahan. Terlebih jika sudah menikah, biaya kehidupan menjadi bertambah, namun siapa duga akibat stres bekerja bisa memengaruhi tingkat kesuburan?

Ya, kelompok peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Boston mengungkap ada kaitan antara stres akibat pekerjaan dengan kesuburan atau peluang hamil. Dilansir Okezone dari laman Daily Mail, Rabu (3/10/2018), penelitian yang dilakukan melibatkan 4.769 orang perempuan berusia 21-45 tahun, dan 1.272 pria berusia di atas 21 tahun.

 Baca juga: Hoaks Pemukulan Ratna Sarumpaet, Tompi: Pasti Akan Berbeda Memar Habis Ditonjok dan Dioperasi

Kehamilan

"Meskipun penelitian ini tidak secara pasti membuktikan stres menyebabkan ketidaksuburan, tapi memberikan bukti yang mendukung setiap orang perlu merawat kesehatan mental dan prakonsepsi," jelas Amelia Wesselink, ahli epidemiologi.

Lebih lanjut, bagi perempuan khususnya, perlu memiliki kehidupan yang seimbang dan sehat antara dunia pekerjaan dan pribadi. Selain itu, ketidaksetaraan stres dengan pasangan pun dapat memengaruhi kemungkinan konsepsi.

 Baca juga: Desainer Membuat Batik Menjadi Lebih Kekinian agar Diterima Anak Muda

Perempuan yang usianya di bawah 35 tahun cenderung merasa lebih sulit hamil jika berada di bawah tekanan. Penelitian sebelumnya mengungkap, stres dapat mengurangi tingkat kesuburan, namun hanya sedikit yang meneliti hubungan di antara pasangan.

 Hamil

"Sementara beberapa studi epidemiologi mendukung hipotesis bahwa stres dapat mempengaruhi kesuburan, beberapa studi prospektif telah menilai hubungan dalam pasangan dari populasi umum," imbuh Wesselink.

 Baca juga: Desainer Membuat Batik Menjadi Lebih Kekinian agar Diterima Anak Muda

Beban kerja yang berat, kurangnya dukungan, intimidasi, dan perubahan di kantor adalah penyebab paling umum seseorang jadi merasa tertekan dan stres. Faktor-faktor inilah yang diteliti dan memengaruhi tingkat kesuburan seseorang, hingga menghasilkan angka 20 hingga 25 persen perempuan dan 18 hingga 21 persen pria berpotensi berkurang peluangnya untuk memiliki anak.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini