nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Desainer Busana Muslim Vivi Zubedi Dorong Industri Kreatif Daerah

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 17:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 04 194 1959740 cara-desainer-busana-muslim-vivi-zubedi-dorong-industri-kreatif-daerah-rF1XIAj6aB.jpeg

BAGI para penikmat mode, khususnya modest fashion. Nama desainer Vivi Zubedi tentu sudah tidak asing lagi di industri dunia fashion modest wear Indonesia.

Sebagai desainer, sepak terjang Vivi selama ini terkenal sebagai perancang abaya. Tak hanya terkenal di lingkup domestik, nama dan karya Vivi juga terkenal hingga ke mancanegara. Berkarier sebagai perancang mode, Vivi sendiri diketahui pernah memamerkan karyanya di kota-kota mode dunia, mulai dari New York, Inggris, hingga Dubai dan beberapa negara lainnya.

Menariknya, tak hanya aktif sebagai perancang busana di panggung fesyen. Vivi juga memilih berkontribusi untuk bisa memperkenalkan dan menjajarkan produk industri kreatif daerah di Indonesia dengan produk berskala internasional. Salah satu contohnya, saat gelaran New York Fashion Week Fall/Winter 2018 silam, Vivi membawa kain sasirangan dan tenun pagatan yang berasal dari Kalimantan Selatan ke panggung runway fesyen dunia.

Tak mau hanya berbisnis di industri kreatif sebagai perancang busana, Vivi ternyata juga memilih untuk melakukan aksi nyata mendorong kemajuan industri kreatif daerah melalui IKRA (Industri Kreatif Indonesia). Lalu, sebetulnya apakah alasan yang mendorong Vivi sebagai seorang fashion designer sukses tetap merasa mempunyai tanggung jawab untuk memajukan industri kreatif daerah? Kepada Okezone, Vivi melontarkan jawaban santainya.

“Saya enggak tahu ya. Kebetulan tiap jadi konsultan di daerah tertentu saya lihat masalahnya kok selalu sama. Para industri kreatif daerah ini enggak bisa branding, masalah logistik , bagaimana distribusi mendapatkan buyer. Nah berangkat dari situ sih, situ saya pikir negara perlu wadah. Ini bentuk partisipasi gimana UMKM syariah ini mereka bisa tertampung dan terwadahi sebagaimana yang mereka butuhkan,” ujar Vivi kala ditemui Okezone, Kamis (4/10/2018) dalam acara penandatanganan “MOU Vivi Zubedi Foundation dan Bank Indonesia” di JCC, Jakarta.

Menyediakan wadah, memberikan bimbingan, dan segala yang diperlukan oleh industri-industri kreatif syariah di sektor fesyen dan food di daerah, agar bisa maju dan menghasilkan produk berkualitas internasional. Apakah nantinya Vivi tidak merasa khawatir para bibit unggul ini akan menjadi pesaingnya sebagai pelaku di bidang industri fesyen?

“Kalau saingan, saya sih bersyukur kalau menjadi bibit unggul. Saya mikirnya rezeki itu sudah ada kotaknya tempatnya masing masing. Enggak ada akan menggeser apapun. Apalagi dalam ekonomi syariah enggak ada kata saingan. Simbiosis mutualisme, saya bergerak di bidang ini, teman-teman lain fokus di lain. Semua punya pasar masing-masing,” tandas Vivi sembari tersenyum.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini