nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Efek Samping Konsumsi Antibiotik dari Sensitif Terhadap Matahari hingga Infeksi Jamur

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 15:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 04 481 1959632 efek-samping-konsumsi-antibiotik-dari-sensitif-terhadap-matahari-hingga-infeksi-jamur-6eDcsP1Xyh.jpg Obat (Christianpost)
PENGGUNAAN antibiotik untuk mengobati penyakit dulu sering dilakukan. Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, semakin banyak orang yang sadar bila konsumsi antibiotik berlebih itu dapat berbahaya. Salah satunya tubuh bisa menjadi kebal terhadap antibiotik.

Akan tetapi, efek samping juga bisa terjadi meskipun antibiotik benar-benar dibutuhkan untuk mengatasi penyakit tertentu. Melansir Health, Kamis (4/10/2018), inilah efek samping yang bisa terjadi:

 Baca juga: Deretan Wanita Tercantik Dunia Sepanjang Masa, Siapa Sajakah?

Obat

Masalah pencernaan

Keluhan paling umum setelah konsumsi antibiotik adalah masalah gastrointestinal seperti mual, muntah, dan diare. Untuk mengatasinya minumlah cairan dalam jumlah banyak dan hindari makanan berserat tinggi selama pengobatan. Bila diare semakin kronis, segeralah menghubungi dokter karena bisa jadi antibiotik membunuh bakteri baik di usus.

Sakit kepala

Antibiotik tertentu dapat menyebabkan sakit kepala. Hanya saja rasa nyerinya tidak begitu parah.

Sensitif terhadap matahari

Ada antibiotik tertentu yang bersifat photosensitizer sehingga memengaruhi reaksi kulit bereaksi terhadap sinar ultraviolet. Paparan sinar matahari saat menggunakan antibiotik jenis ini dapat meningkatkan risiko kulit terbakar, terik, mengelupas, dan kerusakan sel kulit berikutnya.

 Baca juga: Viral, Rayakan Ulang Tahun Anak, Ibu Ini Tak Sengaja Bikin Kue Mirip Vagina

Menghambat kerja obat tertentu

Meminum obat lain seperti pengencer darah, antasid, antihistamin, obat anti-inflamasi, obat psoriasis, diuretik, obat antijamur, steroid, obat diabetes, relaksan otot, obat migrain, beberapa antidepresan, dan kontrol kelahiran hormonal bersama antibiotik dapat membuatnya bekerja kurang efektif.

 Obat

Infeksi jamur

Antibiotik mengubah susunan bakteri dalam tubuh sehingga dapat membuat seseorang rentan mengalami infeksi ragi dan jenis lain dari pertumbuhan jamur. Infeksi ini dapat terjadi di mulut (sariawan), pada kulit, atau di bawah kuku jari. Selain itu, antibiotik yang dikonsumsi dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan bakteri di Miss V sehingga mengubah pH dan dapat berkontribusi pada infeksi ragi.

 Baca juga: Video Anjing Isap Puting Majikannya, Netizen Malah Gagal Fokus

Alergi

Beberapa efek samping yang paling menakutkan dan berbahaya dari antibiotik adalah reaksi alergi. Bila sudah begitu bisa terjadi ruam atau gatal-gatal, bengkak di bibir, atau bahkan sesak napas. Tenggorokan juga bisa menjadinsangat bengkak atau istilahnya anafilaksis.

Memberikan warna pada gigi

Beberapa penelitian menunjukkan antibiotik tetrasiklin dapat menyebabkan pewarnaan atau perubahan warna permanen pada gigi.

Depresi dan kecemasan

Antibiotik mengubah susunan mikrobioma tubuh yang dapat memengaruhi jalur neurologis, metabolisme, dan kekebalan sehingga dapat memiliki efek pada kesehatan mental seseorang.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini