nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara yang Harus Dilakukan Pasien ketika Dokter Meragukan Keluhannya

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 04 481 1959686 cara-yang-harus-dilakukan-pasien-ketika-dokter-meragukan-keluhannya-DVYhOGyboL.jpg Ilustrasi (Foto: Myfaithradio)

KETIKA merasakan ada sesuatu yang salah di tubuh, beberapa orang mungkin ada yang langsung memutuskan untuk berkonsultasi ke dokter. Tapi sayangnya, tidak semua dokter dapat menerima keluhan tersebut dan memberikan perawatan yang semestinya. Ada yang mengatakan semua atau kondisi pasien baik-baik saja. Hal ini dikenal dengan istilah 'gaslighting'.

Gaslighting terjadi ketika seseorang mencoba meyakinkan orang lain jika instingnya itu salah dan tidak sesuai dengan fakta. Tindakan itu bisa pula terjadi dalam bidang medis. Mungkin ada dokter yang meremehkan gejala atau keluhan yang dialami pasien. Kondisi seperti ini biasanya terjadi pada pasien perempuan.

Menurut seorang ob-gyn, G. Thomas Ruiz, MD, masalah kesehatan perempuan sering diabaikan, diremehkan, atau salah didiagnosis oleh dokter. "Ini adalah fenomena nyata. Penyebabnya bisa jadi karena bisa jender. Ada beberapa penelitian bagus yang mendukung hal ini," ungkapnya seperti yang dikutip Okezone dari Health, Kamis (4/10/2018).

Berdasarkan penjelasannya, beberapa gangguan ginekologis seperti endometriosis , sangat sulit untuk didiagnosis. Tapi ada pula penyakit lain yang terkadang membuat perempuan diremehkan oleh dokter. Sebagai contoh pada perempuan yang memiliki penyakit jantung. Banyak dikatakan bila kemungkinan perempuan di usia produktif terserang penyakit jantung menjadi lebih kecil karena adanya hormon estrogen yang melindungi.

Baca Juga: 14 Potret Penampilan Ratna Sarumpaet dari Balita hingga Sekarang, Mudanya Mirip Atiqah Hasiholan?

Hal ini membuat perempuan hanya diresepkan obat yang lebih sedikit dan melakukan operasi lebih jarang daripada pria. Selain itu, perempuan juga cenderung tidak mendapatkan perawatan untuk kondisi stroke hingga nyeri lutut. Kondisi ini bisa terjadi karena tidak banyak yang bisa membedakan normal dari abnormalitas kesehatan wanita.

konsultasi

Lantas apa yang harus dilakukan bila menemukan dokter seperti ini? Ob-gyn lain Yvonne Bohn, MD memberikan sarannya berikut ini :

Temukan penyedia layanan yang dipercaya

Ketika merasa ada yang salah, berkonsultasilah dengan dokter yang sudah dipercaya. Bisa juga meminta saran dari orang lain. Dengan begitu pasien dapat menerima informasi yang jujur ​​dan langsung dari dokter.

Prioritaskan kekhawatiran

Dokter dan pasien sama-sama memiliki tekanan ketika tiba untuk waktu konsultasi. Dokter memiliki waktu yang terbatas untuk mendengarkan keluhan. Oleh karenanya pasien harus langsung menuturkan kekhawatirannya yang mendesak tanpa harus bertele-tele.

Advokasi untuk diri sendiri

Jika pasien tidak percaya pada pendapat pertama, bisa meminta pendapat kedua dari dokter lain. Dalam beberapa kasus, mungkin perlu meminta konsultasi dengan ahli kesehatan wanita. Namun bukan berarti harus menghindari dokter laki-laki karena banyak yang sebenarnya malah jauh lebih paham.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini