nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Cara Bertahan Hidup Prajurit TNI, dari Makan Ular hingga Minum Air Hujan!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 05 Oktober 2018 18:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 05 196 1960202 intip-cara-bertahan-hidup-prajurit-tni-dari-makan-ular-hingga-minum-air-hujan-mfWyap3B2S.jpg TNI

SETIAP anggota TNI diwajibkan memiliki jiwa pantang menyerah dalam mengemban tugas untuk menegakkan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia meski nyawa taruhannya. Oleh karena itu, dalam menjalani tugasnya, setiap prajurit TNI dibekali kemampuan untuk bertahan hidup di medan perang, terlepas dari seberapa banyak ransum atau suplai makanan yang mereka bawa.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Okezone, ransum atau makanan yang dibawa para tentara di medan perang ternyata telah ditakar dan diteliti sedemikian rupa oleh para ahli. Tidak hanya itu, bagi tentara yang bertugas di wilayah penduduk, permasalahan makanan tentu bukan menjadi masalah yang utama.

Tapi bayangkanlah bagaimana kehidupan para tentara yang harus bertugas di medan perang atau di alam terbuka. Untuk bertahan hidup, mereka harus membawa bekal ransum atau berburu makanan yang sekiranya aman untuk dikonsumsi.

 Baca juga: Kecantikan dan Ketampanan Prajurit TNI Ini Tak Kalah dengan Selebriti!

Nah dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI, berikut Okezone rangkumkan cara bertahan hidup para prajurit kebanggan bangsa Indonesia ketika suplai makanan mulai menipis atau bahkan sudah habis tak bersisa sama sekali. Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Jumat (5/10/2018).

Memakan ular

 

Semua prajurit TNI tentu sudah dibekali keahlian khusus untuk bertahan hidup di medan perang. Salah satu di antaranya adalah teknik menangkap dan mengolah hewan liar seperti ular agar aman dikonsumsi. Dalam sebuah video yang diunggah akun YouTube, terlihat puluhan TNI sedang memperagakan teknik menangkap ular kepada rombongan tentara dari Amerika Serikat. Dalam salah satu adegan, seorang pria tampak memotong bagian kepala ular hingga terlepas dari tubuhnya. Pria itu kemudian menampung darah ular ke dalam sebuah wadah plastik, atau langsung diminum dari saluran pembuluh darahnya.

Tidak sampai disitu saja, adegan selanjutnya justru menampilkan tontonan yang lebih ekstrem. Mereka terlihat sedang menguliti ular python, sebelum dipanggang dalam bara api. Sesekali seorang TNI tampak menggoda para tentara Amerika Serikat untuk mencicipi empedu ular. Bagaimana, tertarik mencoba?

Baca juga: HUT ke-73 TNI, Intip Gaya Army Look ala Selebriti Wanita Indonesia

Memasak ransum

Cara yang satu ini bisa dibilang lebih praktis dibandingkan harus menangkap hewan buas di dalam hutan. Sebelum berangkat ke medan tempur, semua prajurit TNI tentu sudah dibekali bekal makanan atau lebih dikenal dengan istilah ransum. Bekal makanan ini biasanya terdiri dari berbagai jenis makanan yang takaran gizinya telah disesuaikan dengan kebutuhan. Makanan tersebut kemudian diawetkan lalu disimpan dalam kemasan kaleng. Dalam satu box ransum berjenis T2SP terdapat, 3 kaleng nasi, enerkit biscuit, enertab makanan padat, minsertan minuman serbuk,kompor parafin, 1 pack sendok garpu, tissue, dan tusuk gigi. Pada umumnya, makanan tersebut dapat bertahan hingga satu tahun.

 Ransum

Lalu bagaimana cara memasaknya? Teknik pengolahannya ternyata sangat praktis. Makanan kaleng dimasukkan ke dalam kompor parafin yang telah diisi air, kemudian dipanaskan hingga makanan benar-benar matang. Sebagai alternatif, para prajurit TNI biasanya membuat api unggun lalu meletakkan kalen-kaleng makanan di atasnya. Untuk cara yang satu ini memang diperlukan ketelian yang tinggi, agar makanan di dalamnya tidak gosong, sehingga masih nikmat untuk dikonsumsi.

Meminum air hujan atau air infus

Kemampuan bertahan hidup prajurit TNI memang sudah tidak diragukan lagi. Mereka mampu bertahan hidup di segala medan, meski suplai makanan dan minuman telah habis tak bersisa. Jika sudah demikian, mereka mau tidak mau harus memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya. Misalnya, ketika mereka sedang melakukan operasi di kawasan hutan, satu-satunya cara untuk mendapatkan pasokan air minum adalah dengan mencari sumber mata air seperti sungai atau air terjun. Namun terkadang, mereka harus melakukan perjalanan jauh untuk menyambangi tempat tersebut.

Baca juga: Kisah Pilu Seorang Ayah Merawat Putrinya yang Divonis Kanker Otak

Sebagai alternatif, para prajurit TNI biasanya melakukan sejumlah cara untuk menjaga kondisi tubuh mereka agar tetap terhidrasi. Salah satunya adalah meminum sisa-sisa air hujan yang tergenang di atas tanah maupun dedaunan. Selain itu, ternyata ada juga yang nekat meminum air infus. Seperti yang terlihat dalam video di bawah ini.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini