Ingin Jago Buat Dumpling Seperti Astrid Leong di Crazy Rich Asian? Berikut Triknya

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 05 Oktober 2018 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 05 298 1960382 ingin-jago-buat-dumpling-seperti-astrid-leong-di-crazy-rich-asian-berikut-triknya-qUfzbplIHJ.jpeg Dumpling ala Crazy Rich Asians (Foto: Pradita Ananda/Okezone)

KETENARAN film komedi romantis yang diangkat dari salah satu novel laris, Crazy Rich Asian memang memunculkan fenomena tersendiri. Bukan hanya para pemainnya yang kini menjadi terkenal di dunia.

Lewat film yang melambungkan nama Constance Wu, Henry Golding, dan Gemma Chan ini tidak dipungkiri kembali mengangkat kebudayaan adat istiadat etnis Tionghoa, salah satunya tata cara membuat dumpling. Mengingat adegan membuat dumpling dalam film ini jadi salah satu adegan penting yang dibuat untuk menggambarkan tradisi keluarga besar Young.

Membuat dumpling, salah satunya chao si sebetulnya bukan pekerjaan yang sulit. Asal tau trik yang tepat, membuat dumpling sendiri di rumah tapi tak kalah dengan buatan di restoran mahal bisa dilakukan kok.

 

Agar bisa membuat dumpling yang tak hanya enak namun juga pas komposisi, serta penampilan visualnya, sederet trik memang harus diketahui. Mulai dari berat adonan kulit, rasio tepung terigu dan air yang digunakan, sampai metode pengisian filling. Maka dari itu, untuk lebih jelasnya, Okezone pun bertanya langsung kepada Suwito, selaku Head Chef dari restoran ternama, Din Tai Fung.

 (Baca Juga:Tips Bikin Steak Lezat ala Chef Michelin Star)

“Bikin dumpling, chao si itu pertama yang harus diperhatikan adalah berat kulit. Kita di sini, kulit itu ditimbang dulu. Berat idealnya yang pas itu ada di titik angka 6,3 sampai 6,5 gram. Adonannya hanya menggunakan air dan tepung terigu Taiwan saja, dengan rasio 1:2,” ungkap Suwito saat ditemui Jumat (5/10/2018) dalam cara “Crazy Rich Asian Media Gathering DIY Dumpling Class” di restoran Din Tai Fung, Gandaria City, Jakarta Selatan.

 

Suwito melanjutkan, trik lainnya dalam membuat dumpling yang lezat tentunya punya tampilan visual yang menarik. Salah satu kuncinya ada di bagian me-roll adonan. Sebab, jika teksturnya terlalu tipis selain tidak sempurna untuk memuat isi filling (olahan daging ayam dan pok choy yang telah diberi garam dan lada), juga akhirnya bisa membuat dumpling jadi pecah.

 (Baca Juga:Ikan Tuna Kuah Asam Pedas Bikin Makan Siang Makin Lahap)

“Nge-roll nya itu hasil akhirnya bentuknya harus bulat, gradasi gitu ya. Tipis di bagian ujung luarnya tapi agak penuh di bagian dalam. Enggak boleh terlalu tipis kita nge-roll nya. Kalau ketipisan, nanti bagian tengahnya itu pas dikukus (sekitar 4,5 hingga 5 menit) akan bocor pecah gitu buyar semua isinya,” tambahnya.

 

Sedangkan, untuk teknik melipit. Suwito mengatakan, pada dasarnya wajar-wajar saja jika lipitan dumpling rumahan tidak terlalu rapi. Sebab nyatanya, yang namanya melipit ujung kulit dumpling itu memang tidak sekali jadi langsung bisa. Butuh ketelatenan dan kesabaran, pria tersebut mengatakan biasanya seseorang baru andal melipit rapi kulit dumpling itu setidaknya setelah belajar tekun selama kurang lebih tiga bulan.

“Pas melipit itu kan kulit di satu sisi tidak boleh menempel dengan kulit di sisi lainnya. Cukup dorong satu bagian sisi saja. Tapi memang melipit kulit dumpling ini sampai bisa memang butuh belajar, ya setidaknya sampai tiga bulan lah,” tutup Suwito.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini