nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obesitas Incar Anak, Konsumsi Gula per Hari Harusnya Cuma 25 Gram!

Fienca Amelia , Jurnalis · Jum'at 05 Oktober 2018 09:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 05 481 1959993 obesitas-incar-anak-konsumsi-gula-per-hari-harusnya-cuma-25-gram-WhVzTjsq0P.jpg Obesitas serang anak-anak (Foto:Ist)

PERMASALAHAN malnutrisi yang dialami di Indonesia tidak hanya masalah stunting namun juga obesitas. Obesitas sudah menjadi penyakit epidemik yang mendunia yang harus segera diatasi. Kelebihan berat badan ini ketika Indeks Massa Tubuh (IMT) seseorang lebih dari 26. Masalah ini tidak hanya terjadi di negara maju tetepi juga di negara berkembang.

 Masih Berbohong di Usia Senja, Apakah Ratna Sarumpaet Mengalami Post Power Syndrome?

Terlalu banyak mengonsumsi gula menyebabkan seseorang mudah terkena obesitas. Pada tahun 2008, The Lancet menerbitkan sebuah penelitian tentang hubungan antara obesitas dan konsumsi gula. “Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi banyak makanan dan minuman manis memiliki kemungkinan besar mengalami obesitas,” kata Pakar Nutrisi dan Guru Besar IPB yaitu Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, dalam sebuah acara baru-baru ini di Jakarta Pusat, Kamis 4 Oktober 2018.

Orangtua biasanya membiasakan anaknya mengonsumsi makanan manis. Padahal ini bisa menyebabkan obesitas pada sang anak. Untuk itu, biasakan memberikan makanan yang sehat seperti sayur-sayuran san buah-buahan kepada anak.

Dampak dari mengonsumsi gula sudah pasti akan menyebabkan obesitas. Obesitas juga dapat memicu beberapa penyakit tidak menular salah satunya seperti diabetes. Diabetes biasanya akan memicu kolestrol dan tekanan darah naik.

 

Mengonsumsi gula berlebihan juga akan menghambat hormon leptin. Hormon leptin ini berfungsi sebagai pemberi sinyal ketika sudah kenyang. “Semakin banyak mengkonsumsi gula, semakin banyak juga ngemilnya,” kata Dr. Ali.

Jumlah konsumsi gula pada anak-anak harus sangat diperhatikan. Jika merujuk pada peraturan Departemen Kesehatan, konsumsi gula setiap orang yaitu sebanyak 50 gram per hari. Namun, World Health Organization (WHO) konsumsi gula hanya diperbolehkan sebayak 25 gram per hari. “Konsumsi selai, permen, cokelat, jelly, madu, dan sirup harus dikurangi karena semua itu mengandung gula,” kata Dr. Ali.

Sama seperti karbohidrat dan protein, gula atau glukosa juga memiliki peran penting bagi tubuh. Glukosa dalam tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Otak akan memanfaatkan glukosa sebagai energi untuk beraktivitas. Tetapi, jika kekurangan glukosa atau kelebihan glukosa akan menyebabkan rasa kantuk.

 Astaga Kelakuan Netizen, Ramai-Ramai Pamer Bokong di Objek Wisata Bali

Untuk menghindari sang anak terkena obesitas, yaitu dengan memberikan gizi seimbang pada anak. Pertama yaitu konsumsi pangan beragam. Usahakan orangtua menyediakan makanan yang mengandung nutrisi beragam dalam satu piring. Selanjutnya yaitu lakukan aktivitas fisik dengan berolahraga. “Gizi dan olahraga itu adalah pasangan yang serasi untuk mencapai hidup yang sehat,” ujar Dr. Ali.

(ndr)

Berita Terkait

Pengganti gula

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini