3 Tips untuk Orangtua agar si Kecil Suka Olahraga

Fienca Amelia , Jurnalis · Jum'at 05 Oktober 2018 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 05 481 1960055 3-tips-untuk-orangtua-agar-si-kecil-suka-olahraga-MCDq21WhqN.jpg Olahraga anak (Foto: Firstcry Parenting)

OLAHRAGA merupakan aktivitas penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Selain itu, olahraga yang diimbangi dengan pola makan yang sehat dapat menjaga berat badan tetap ideal. Kurangnya pola hidup aktif di Indonesia menyebabkan tingginya angka obesitas. Sebagian besar anak-anak yang terkena obesitas disebabkan oleh kurangnya gerak.

Rekomendasi World Health Organization (WHO) menganjurkan aktivitas fisik pada anak lebih dari 60 menit sehari. Ketua Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia Mury Kuswari S. Pd, M. Si memaparkan pentingnya aktivitas fisik untuk mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat. Tak hanya asupan gizi yang cukup saja, pola hidup aktif harus sudah ditanamkan kepada anak sejak dini.

“Anak yang rutin berolahraga akan memiliki kemampuan kognitif, mental, percaya diri yang baik dan terhindar dari obesitas,” kata Mury dalam sebuah acara di Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018). Ia juga menunjukkan bahwa hanya ada 27,81 persen penduduk Indonesia berumur 10 tahun ke atas yang rutin berolahraga.

(Baca Juga: Masih Berbohong di Usia Senja, Apakah Ratna Sarumpaet Mengalami Post Power Syndrome?)

Manfaat olahraga bagi anak tidak hanya sehat dan bugar saja, tapi juga memiliki kepribadian yang baik. Anak biasanya akan memiliki kepribadian disiplin, gigih, rendah hati, kerjasama dan sportif. Untuk meningkatkan pola hidup aktif di Indonesia, Mury Kuswari pun membagikan 3 tips agar anak tetap aktif dan sehat.

Olahraga minimal 30 menit per hari

 

Ajak anak berolahraga minimal 30 menit per hari. Paling tidak lakukan olahraga minimal sebanyak 3 kali dalam seminggu. Lakukan olahraga secara rutin dan konsisten untuk menjaga tubuh sang anak tetap sehat dan bugar.

Selalu sarapan sebelum aktivitas

Pastikan anak sarapan setiap hari sebelum melakukan aktifitas. Karena sarapan sangat penting untuk menggantikan energi yang hilang saat tidur. Siapkan sarapan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak. Ketiga kandungan tersebut merupakan sumber energi yang dibutuhkan untuk aktivitas fisik anak. Melewatkan sarapan dapat menyebabkan proses belajar anak disekolah jadi menurun. Dengan begitu, prestasi anak pun akan ikut serta menurun.

(Baca Juga: Astaga Kelakuan Netizen, Ramai-Ramai Pamer Bokong di Objek Wisata Bali)

Biarkan anak memilih olahraga yang disukai

 

Jangan membatasi pilihan sang anak. Biasanya beberapa orang akan menentukan olahraga apa yang cocok untuk sang anak. Tapi, biarkanlah mereka memilih olahraga yang disukai. Jika anak suka, mereka akan rutin melakukan melakukan aktivitas tersebut.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini