Share

Mengenal 3 Tentara Transgender di Angkatan Darat Inggris

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 08 Oktober 2018 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 08 196 1961083 mengenal-3-tentara-transgender-di-angkatan-darat-inggris-jFGFwAIywL.jpg Kapten Hannah Winterbourne (Foto:Thesun)

JIKA mendengar kata 'Transgender' yang ada di benak Anda mungkin banci atau seseorang yang sudah menyalahi kodrat. Padahal, mereka juga sama seperti manusia kebanyakan dan berhak atas kehidupan pribadinya.

Menjadi seorang transgender di negara ini mungkin sangat sulit. Salah satunya saja masalah mencari pekerjaan, para transgender masih sulit untuk bisa diterima di masyarakat dan itu yang membuat mereka sampai sekarang masih belum bisa bekerja layaknya warga biasa.

Tapi, apa yang dilakukan pemerintah Inggris mungkin bisa jadi pandangan baru untuk Anda. Pasalnya, pemerintah Inggris di bawah naungan Angkatan Darat memperbolehkan transgender menjadi prajurit.

 (Baca Juga: Tren Mistik, Pria-Pria di Thailand Mengecat Kuku untuk Hindari Serangan Hantu Janda)

Dilansir Okezone dari The Sun, Senin (8/10/2018), ada tiga sosok prajurit Angkatan Darat yang merupakan seorang transgender. Ya, mereka ini terlahir sebagai laki-laki, namun seiring berjalannya waktu dan pemahaman diri sendiri yang semakin matang, membuat mereka yakin untuk mengubah identitas diri menjadi wanita.

Sebagai pelengkap fasilitas prajurit Angkatan Darat, mereka ini ternyata mendapat fasilitas tambahan, berupa kamar tidur dan kamar mandi terpisah di Barak di Paderborn, Jerman.

(Kapten Hannah Winterbourne) 

Ketiga prajurit Angkatan Darat ini adalah Katie Tom Rodrigues-Marshall yang dulunya bernama Tom Marshall, Catherine Jones yang dulunya bernama Paul Jones, dan Kapten Hannah Winterbourne yang tidak diketahui nama sebelumnya.

 (Baca Juga: Seorang Pria Rela Jual Kekasihnya di Laman eBay, Respon si Pacar Mengejutkan!)

Khusus untuk Kapten Hannah, dia ternyata terpilih sebagai prajurit transgender dengan peringkat tertinggi di Angkatan Darat Inggris. Kini dia bertugas di Korps Ajudan Jenderal.

Kisah Kapten Hannah ini sempat viral pada 2015 karena baru dia yang berani melakukan aksi perubahan gender tersebut di kalangan prajurit. Di tahun yang sama, Kapten Hannah bertugas di Royal Electrical dan Mechanical Engineers.

Perlu diketahui, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menerima semua perbedaan.

"Kami berkomitmen untuk keragaman dan menyambut orang-orang dari berbagai latar belakang, termasuk transgender," terangnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini