Sesuaikan Busana dengan Kondisi Cuaca Panas Belakangan Ini biar Enggak Kegerahan

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 10 194 1962294 sesuaikan-busana-dengan-kondisi-cuaca-panas-belakangan-ini-biar-enggak-kegerahan-NRt6JDwbQd.jpg Gaya busana wanita (Foto: Popsugar)

MASYARAKAT di Indonesia, khususnya yang ada di kota besar seperti Jakarta kurang lebih pasti merasakan hal yang sama beberapa hari ini.

Apalagi kalau bukan soal cuaca panas dengan terik yang sangat menyengat, yang membuat kita mau tidak mau lebih memperhatikan lagi pilihan busana yang dikenakan. Alih-alih salah pilih material kain, tubuh yang ada malah tambah merasa kegerahan.

Pemilihan material kain dalam busana yang dikenakan sehari-hari, terlebih lagi ketika cuaca sedang sangat terik menyengat seperti sekarang, penting untuk dilakukan. Lalu kain baju macam apa yang sebaiknya dipakai dan sebaiknya dihindari di cuaca panas ini? Melansir Whowhatwear, Kamis (11/10/2018) berikut uraiannya di bawah ini.

 Baca Juga: Tentara Cantik Ini Terpilih untuk Cover Majalah Dewasa, Kok Bisa?

A) Material kain yang dianjurkan dipakai;

 

1. Katun : Sifat kain ini adalah breathable, bernafas saat dipakai. Maka dari itu, kain katun adalah pilihan yang sangat baik untuk segala model busana. Mulai dari blus dress musim panas, hingga pakaian tidur. Selain adem, kain ini juga cukup fleksibel untuk dikenakan baik untuk penampilan siang dan malam hari.

2. Linen : Selain enak untuk dijadikan kain material utama untuk alas tempat tidur, linen juga salah satu kain terbaik yang bisa dipilih saat cuaca panas. Untuk outfit sehari-hari misalnya, cukup pasangkan celana bahan linen dengan crop top atau tank.

3. Chambray : Suka pakai outfit denim tapi ingin yang lebih ringan? Maka kain ini jadi jawabannya. Chambray dikenal sebagai bahan yang ringan, dan pada dasarnya adalah linen dikombinasi gingham dengan tekstur sedikit belang-belang.

4. Seersucker : Secara teknis, kain ini masih satu kategori dengan kain katun. Makanya kain ini punya tekstur tipis dan ringan luar biasa. Tipikal bahan yang cocok untuk membuat dress musim panas.

5. Jersey: Drapey dan fleksibel, jersey adalah salah satu kain untuk musim panas terbaik sepanjang masa. Selain gaun santai dan tunik klasik, jersey juga merupakan pilihan yang cocok untuk pakaian penutup yang ringan dan sweater.

 Baca Juga: Pamer Perut Buncit Dibalut Gaun Nude, Raisa Bikin Netizen Jatuh Hati

Material kain yang dihindari;

 

1. Nilon : Sebagai bahan sintetis sepenuhnya, nilon membuat kulit kita menjadi tidak bernafas, karena dirancang untuk menolak air sehingga memiliki tingkat penyerapan yang rendah, pakaian yang terbuat dari nilon cenderung memerangkap panas dan keringat terhadap kulit.

2. Akrilik : Sama seperti nilon, akrilik juga sifatnya adalah kain sintetis. Bahan ini disebutkan memiliki tekstur panas dan kasar.

3. Polyester : Dikenal sebagai material kain yang ramah dibawa bepergian alias -friendly karena tak gampang kusut. Namun di sisi lain, kain ini juga tahan lembab membuatnya kurang ideal untuk dipakai untuk busana saat cuaca panas.

4. Vinyl: Tampilan vinil yang licin dan basah dan sifatnya sebagai kain sintetis yang juga tahan air dan ideal untuk pelapis, maka bukan pilihan yang tepat untuk pakaian musim panas. Jika tetap ingin pakai bahan ini, jangan dikenakan untuk busana melainkan cukup dipakai untuk sepatu atau aksesori.

5. Bulu domba: Sebetulnya, material bahan ini disebutkan terbuat dari poliester. Sehingga punya sifat yang sama dengan kain poliester, lembap di kulit dan mengurangi ventilasi alami.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini