Share

Bosan dengan Hiasan Rumput? Yuk Percantik Taman Kamu dengan Tanaman Bunga

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 10 196 1962061 bosan-dengan-hiasan-rumput-yuk-percantik-taman-kamu-dengan-tanaman-bunga-68fPv5dMAv.jpg Taman Rumah (Youtube)

SEDANG mencari tanaman pengganti rumput yang tampilannya lebih bervariasi? Coba lirik berbagai jenis tanaman penutup tanah berbunga ini.

Kita mengenal rumput Jepang sebagai tanaman penutup tanah (ground cover ) yang paling populer digunakan. Selain bandel dan ekonomis, rumput jepang memang bisa mengubah sebidang tanah kosong menjadi lebih segar secara instan.

Namun, rumput jepang hanyalah satu dari sekian banyak jenis tanaman penutup tanah yang dapat dipilih untuk mengisi tanah. Secara umum, tanaman penutup tanah adalah tanaman dengan ketinggian kurang dari atau sama dengan 50 cm.

 Baca juga: Waspada, Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan 8 Penyakit Ini

Taman Rumah (Shutterstock)

Baik yang hanya berdaun maupun yang berbunga, memiliki fungsi mengisi permukaan tanah agar tidak terkesan kosong. “Selain memperlunak permukaan tanah sehingga terkesan natural, tanaman penutup tanah juga bisa dimanfaatkan sebagai bagian terendah dari gradasi ketinggian tanaman dari komposisi tanaman,” tutur arsitek lanskap, Garnisia Lestari.

Beragam jenis, bentuk, dan warna yang menarik, terutama tanaman penutup lantai berbunga, tentunya dapat menyamarkan tampilan taman di rumah. Nah, sebelum Anda memilih akan menggunakan yang mana, yuk kenali dahulu lebih dekat.

Mengetahui kecocokan jenis tanaman dan lingkungan tanamannya sebelum menentukan pilihan adalah hal yang penting. Tanaman penutup tanah berbunga yang dijual di pasaran, umumnya sangat cocok dengan iklim tropis.

 Baca juga: Sulit Tidur? 5 Makanan Ini Bisa Jadi Solusi Terbaik

“Jika taman mendapatkan sinar matahari pagi, maka tanaman penutup tanah berbunga bisa dipilih. Kalau kurang mendapatkan sinar matahari, biasanya bunganya tidak tumbuh dengan subur,” ucap Garnisia.

Sebaiknya, untuk taman yang tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, harus menggunakan jenis yang lebih tahan naungan atau cocok di udara sejuk. Tanaman seperti petunia, gloksina, gerbera, torenia, dan anyelir, misalnya, akan lebih rajin berbunga.

Tanaman penutup tanah bisa ditanam di area sempit, seperti di dalam pot. Untuk area luas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu jumlah tanaman, gradasi ketinggian tanaman, dan komposisi warna.

Baca juga:  Beredar Foto yang Diambil pada Tahun 1940, Ada Sosok yang Bikin Geger Jagad Maya!

Agar lebih menarik, tanaman harus ditanam dengan rasio jumlah yang seimbang, yaitu antara 10 cm sampai 15 cm per tanaman. Selain itu, gradasi ketinggian tanaman harus selalu dijaga agar taman terlihat rapi dan seragam.

 Taman Rumah

Komposisi warna tanaman penutup lantai pun harus diseimbangkan dengan tanaman lain agar secara keseluruhan tampak harmonis. Umumnya, memilih lebih dari 3 jenis tanaman dalam satu lahan akan rentan membuat suasana sumpek.

Garnisia menyebutkan, penanaman sebaiknya di lokasi yang mendapat asupan sinar matahari cukup dan sirkulasi udara baik. Ini penting sebagai syarat tumbuh tanaman sekaligus meminimalisasi serangan hama dan penyakit.

“Perawatan pada tanaman penutup tanah selain menyiram dan menumpuk, yang tak kalah penting adalah penyiangan gulma atau rumput liar,” tutur Garnisia. Secara umum, pemeliharaan tanaman penutup lantai berbunga hampir sama dengan yang tidak berbunga.

 Baca juga: Tentara Cantik Ini Terpilih untuk Cover Majalah Dewasa, Kok Bisa?

Pada musim kemarau, tanaman cukup disiram satu kali sehari atau bahkan tidak perlu disiram jika hujan berlangsung lama. “Pengecekan bisa dilakukan melalui media tanam jika terasa lembap dan basah, asupan air sudah cukup.

Jangan berlebihan menyiram tanaman atau menyiram pada malam hari agar tanaman tidak membusuk,” saran Garnisia. Setelah beberapa bulan, tanaman umumnya akan terlalu rimbun sehingga perlu dirapikan.

 Taman

Beberapa jenis tanaman membutuhkan pemangkasan yang lebih teratur, misalnya tanaman sambung darah dan lantana camara. Adapun tanaman yang rentan dibersihkan dari rumput liar dan gulma, umumnya kacang-kacangan dan kucai mini.

 Baca juga: Intip 5 Gaya Hot Vindy Lee, Chef Cantik yang Senang Pamer Belahan Payudara

Ada pula jenis tanaman musiman, seperti petunia dan torenia, yang umumnya perlu dilakukan penanaman ulang setelah berbunga. Dari cara perkembangbiakannya, tanaman penutup tanah umumnya mudah diperbanyak secara stek batang dan anakan.

Secara umum, perawatannya memang tidak semudah tanaman daun. Namun, tanaman penutup tanah berbunga, tentunya menawarkan penampilan yang lebih menarik, genit, dan menawan mata, bukan?

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini