nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terlalu Sering Mewarnai Rambut Bisa Merusak Akarnya

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 22:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 11 194 1962862 terlalu-sering-mewarnai-rambut-bisa-merusak-akarnya-ugOdPqB6lx.jpg Ilustrasi

RAMBUT adalah mahkota, khususnya bagi para kaum wanita. Banyak sekali wanita-wanita yang ingin memaksimalkan penampilannya, salah satunya dengan menata rambut mereka. Misalnya dengan melakukan smoothing rambut, atau dengan mewarnai rambut agar terlihat lebih cantik dan juga menarik.

Namun, ternyata, seperti yang sudah banyak diketahui, terlalu sering mewarnai rambut, smoothing dan lain sebagainya, hal itu akan membuat rambut menjadi rusak sehingga lebih mudah rontok, dan lama-kelamaan rambut jadi menipis sehingga akan menimbulkan kebotakan pada area tertentu.

Ketika seseorang mewarnai rambutnya, zat-zat yang terdapat dalam pewarna rambut tersebut pastinya akan masuk dan menyerap ke kulit kepala. Hal ini lah yang dapat merusak akar rambut. Dan jika akar rambut menjadi rusak, otomatis seseorang akan mengalami kerontokan rambut. Semua rambut yang pernah diwarnai, pasti kulit kepalanya lebih sensitif dibandingkan dengan rambut yang alami dan tidak pernah diwarnai sama sekali.

 (Baca Juga:Bocoran Serba-serbi Pernikahan Putri Eugenie dan Jack Brooksbank)


“Kalau dulu cabut rambut waktu kecil, sakit sekali kan rasanya. Tapi coba kalau sekarang dicabut, pasti lebih gampang. Kalau rambut dicabut, biasanya di ujungnya ada putih-putih kan? Yang mudahnya, putih-putih itu adalah lem, yang berisikan asam amino. Nah, kalau sering mewarnai rambut, lem ini akan rusak. Makanya rambut akan jadi mudah dicabut,” kata Henny Wijaya, Managing Director PT Beautindo Prima, yang ditemui Okezone di daerah Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Maka dari itu, bagi Anda yang sering melakukan smoothing atau mewarnai rambut dan lain sebagainya, penting juga untuk memperhatikan kesehatan kulit kepala selain penampilan Anda. Pilihlah sampo yang memang cocok dengan kulit kepala Anda agar kulit kepala tetap sehat. Selain itu pula Anda bisa memerhatikan kesehatan rambut dengan melakukan perawatan rambut menggunakan bahan-bahan alami.

 (Baca Juga:Tips Padukan Warna Softlens dengan Make-up agar Tampilan Makin Cantik!)

Namun, konon, merawat rambut dengan lidah buaya tidak selalu efektif untuk menjaga rambut agar tetap sehat dan mencegah dari kerontokan. Seperti yang dijelaskan oleh Henny, molekul yang terdapat dalam lidah buaya tersebut terlalu besar. Maka dari itu, lidah buaya tersebut tidak dapat meresap ke dalam kulit kepala.

“Biasanya kan ada yang melakukan perawatan rambut dengan menumbuk lidah buaya atau semacamnya gitu ya. Tapi sebenarnya itu kurang berpengaruh. Karena molekul yang ada di lidah buaya itu terlalu besar. Jadi enggak masuk ke dalam pori-pori kepala,” paparnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini