nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Cara Diam-Diam Cari Lowongan Pekerjaan Baru saat Masih Bekerja

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 196 1962594 5-cara-diam-diam-cari-lowongan-pekerjaan-baru-saat-masih-bekerja-fS3rsRVt1c.jpg Ilustrasi (Foto: Readersdigest)

SETIAP orang pasti berkeinginan untuk memiliki taraf hidup yang terus lebih baik. Siapa sih yang tidak ingin hidup nyaman di hari tua nanti?

Maka dari itu, wajar adanya saat masih berada di usia produktif alias usia bekerja, banyak orang yang pindah-pindah tempat bekerja. Mencari pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik daripada sebelumnya.

Namun, mencari pekerjaan yang baru bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan. Terlebih di saat Anda berada dalam posisi masih sedang bekerja di perusahaan yang lama.

Lalu apakah tidak mungkin untuk mencari pekerjaan baru di saat masih berstatus pegawai? Jawabannya, bisa-bisa saja kok! Dengan mengetahui trik yang tepat, diam-diam mencari pekerjaan baru saat masih sedang berstatus pegawai bisa dilakukan. Melansir Rd, Kamis (11/10/2018) berikut ulasan singkat lima cara diam-diam mencari pekerjaan baru saat masih sedang bekerja.

1. Lakukan research

Sudah terjun di dunia bekerja, kita pasti sudah sedikit banyak tahu pekerjaan apa yang cocok dan yang tidak untuk diri sendiri. Dengan pengetahuan ini, tidak hanya dapat membantu untuk menemukan pekerjaan yang lebih cocok, tapi juga menyaring mempersingkat waktu mencari-cari jenis pekerjaan. Pilih hari, bisa weekdays atau akhir pekan atau bisa juga cuti singkat untuk ‘mempersiapkan diri’.

Rapikan portofolio, update profil LinkedIn, sortir perusahaan mana saja yang mau dituju, hubungi kolega yang mungkin bisa membantu atau memberikan info tentang pekerjaan yang ditargetkan, cek kisaran gaji, dan hal sebagainya.

2. Pastikan semua hal terpisah

Sudah jelas kan kita tidak ingin usaha mencari pekerjaan baru ini tercampur aduk dengan tugas tanggung jawab di kantor lama. Aturan wajib di sini adalah, jangan mencoba mencari-cari pekerjaan baru ketika masih bekerja di dalam kantor. Jangan juga menjadwalkan sesi wawancara dengan calon perusahaan baru di jam sebelum dan sesudah jam bekerja di kantor.

Hindari menggunakan komputer di kantor untuk mendaftar calon perusahaan baru yang dituju. Mengapa? Karena sejatinya, semua kegiatan kita yang menggunakan properti kantor bisa ditelusuri karena perusahaan memiliki akses ke semua hal.

Baca Juga: Beredar Foto yang Diambil pada Tahun 1940, Ada Sosok yang Bikin Geger Jagad Maya!

3. Siapkan jawaban

Ketika melakukan wawancara kerja, hampir dijamin bahwa calon bos baru akan bertanya mengapa kita ingin meninggalkan pekerjaan yang sekarang. Ingatlah, jangan berikan jawaban bernada menjelek-jelekkan bos atau perusahaan yang sekarang. Selalu jawab dengan positif, meskipun kebenarannya negatif. Misalnya, jika merasa kesepian karena tidak menyukai bos dan rekan kerja, cukup jawab dengan mengatakan bahwa kita adalah orang yang ‘real’ dan mencari peluang untuk bekerja di lebih banyak dengan konsep tim.

interview kerja

4. Jangan umbar di media sosial

Hindari untuk memposting, mengunggah pesan-pesan yang menyiratkan bahwa Anda sedang mencari pekerjaan di akun laman media sosial, baik itu di LinkedIn, Facebook, Twitter, Instagram, atau akun media sosial lain yang mungkin Anda gunakan. Meskipun misalnya tidak berteman dengan dengan siapa pun dari kantor, atau akun profil bersifat pribadi sekalipun. Ingatlah, orang-orang akan tetap dapat melihat bahwa Anda secara aktif sedang mencari pekerjaan, dan akhirnya tersebar ke lingkungan kantor menjadi bahan pembicaraan.

Baca Juga: Ditilang Malah Ajak Polisi Seks Threesome, Selebgram Seksi Ini Tanggung Akibatnya

5. Melakukan pencegahan 

Jika kita tidak ingin perusahaan yang saat ini mengetahui bahwa kita sedang mencari pekerjaan yang baru, mintalah dengan jelas dan secara tegas kepada calon atasan atau calon perusahaan yang baru, bisa dalam surat lamaran atau saat sesi wawancara untuk tidak menghubungi pihak perusahaan tempat kita masih bekerja saat ini.

Tidak perlu ragu, sebab pihak perusahaan yang baru mungkin akan menghormati keputusan ini. Namun di sisi lain, bersiap-siap lah untuk memberikan daftar pihak referensi lain yang dapat membuktikan kemampuan dan keunggulan diri kita kepada calon perusahaan yang baru.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini