nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Ribu Peserta Bakal Ramaikan Sport Tourism Borobudur Marathon

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 15:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 11 406 1962680 10-ribu-peserta-bakal-ramaikan-sport-tourism-borobudur-marathon-CCFQFWLRVn.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

EVENT Sport Tourism Borobudur Marathon akan kembali digelar tahun ini. Rencananya, 10 ribu lebih peserta dari sejumlah daerah di Indonesia dan luar negeri akan meramaikan kegiatan yang akan dihelat pada 18 November 2018.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi digelarnya kembali event Borobudur Marathon tersebut. Sebab menurutnya, kegiatan itu merupakan wujud nyata kesuksesan Pemprov Jateng mengembangkan sport tourism.

"Borobudur Marathon ini terbukti sukses dan telah menjadi kalender event nasional. Untuk gelaran tahun ini, saya melihat antusiasme peserta luar biasa, karena tiket peserta habis hanya dalam hitungan jam," kata Ganjar saat menemui panitia Borobudur Marathon 2018 di Puri Gedeh, Rabu (10/10/2018).

 (Baca Juga:Prediksi 2019, Persaingan Pariwisata Semakin Keras)

 

(Foto: Shutterstcok)

Untuk memfasilitasi hal itu, pihaknya telah meminta kepada panitia untuk memperpanjang gelaran acara tersebut. Di mana ada acara yang digelar khusus bagi mereka yang tidak mendapatkan tiket.

"Makanya dalam pelaksanaan nanti, akan ada dua event, yakni Friendship Borobudur Run dan Borobudur Marathon. Friendship Borobudur Marathon ini digelar untuk memfasilitasi keluarga peserta ataupun masyarakat yang tidak kebagian tiket," ucapnya.

Lebih lanjut politikus PDIP tersebut mengaku akan terus mengembangkan event-event serupa di wilayah lain di Jawa Tengah. Hal itu dilakukan agar potensi sport tourism Jateng lebih hidup dan menarik para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

 (Baca Juga:GenPI Maluku Siapkan Destinasi Digital Baru, Pasar Salamoeli Indah)

"Tidak hanya di Borobudur, event serupa akan kami gelar di sejumlah lokasi lain di Jateng, karena masih banyak potensi yang dapat dimaksimalkan," tegasnya.

Selain memperkenalkan pariwisata, kegiatan-kegiatan sport tourism lanjut Ganjar juga terbukti efektif dalam menyejahterakan masyarakat. Terbukti, dalam gelaran Borobudur Marathon tahun lalu, masyarakat sangat merasakan dampaknya.

"Masyarakat sangat mendukung, mereka kebagian rejeki misalnya rumah-rumah mereka mendadak menjadi homestay, belum lagi kuliner, budaya dan banyak lagi yang lainnya. Akan terus kami kembangkan, nanti akan kami buat tour de-tour de di tempat lain atau marathon-marathon lainnya," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An menambahkan, Borobudur Marathon akan diikuti oleh 10 ribu peserta. Mayoritas, peserta berasal dari luar daerah Jateng.

"Peserta dari Jateng hanya 16 persen, sisanya dari luar daerah dan internasional. Peserta dari negara asing yang sudah mendaftar ada 164 peserta dari 28 negara," kata dia.

Pihaknya membenarkan jika akan menggelar acara selama dua hari. Di mana sehari sebelum event Borobudur dihelat, akan ada acara Friendship Borobudur Run yang dikhususkan bagi keluarga peserta dan masyarakat yang tidak mendapatkan tiket.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini