nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Menjijikkan, Mengupil Berisiko Kematian karena Pneumonia!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 12:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 481 1962579 tak-hanya-menjijikan-mengupil-berisiko-kematian-karena-pneumonia-xfUdK1KXC1.jpg Mengupil (Klik Dokter)

MENGUPIL mungkin menjadi kebiasaan buruk yang dilakukan sebagian besar masyarakat di dunia. Tentunya hal ini bukanlah sebuah hal yang higienis dan terlihat menjijikan bagi beberapa orang. Seseorang bahkan bisa menjadi ilfeel bila melihat Anda melakukan hal tersebut.

Meski demikian, mengupil bukan saja terlihat menjijikan, namun memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Kebiasaan ini bisa menyebarkan bakteri berbahaya yang menyebabkan pneumonia.

Sebuah penelitian baru yang dipublikasikan di European Respiratory Journal, menunjukkan bahwa penularan dapat terjadi melalui kontak fisik antara hidung dan tangan. Para ahli merekomendasikan agar orang tua menjaga mainan dan tangan anak-anaknya agar tetap bersih untuk membantu melindungi buah hatinya untuk menghindari penyebaran bakteri.

 Baca juga: Kenali Jenis-Jenis Kanker pada Pria, Apakah Kamu Termasuk?

Menyeka hidung (Shutterstock)

Seorang peneliti klinis di Liverpool School of Tropical Medicine dan Royal Liverpool Hospital , dr Victoria Connor mengatakan bahwa Infeksi pneumokokus adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Diperkirakan bahwa hal ini bertanggung jawab atas 1,3 juta kematian anak-anak di bawah lima tahun setiap tahunnya.

“Orang tua dan orang-orang dengan penyebab lain dari gangguan kekebalan, seperti penyakit kronis, juga berisiko tinggi terkena infeksi pneumokokus. Pemahaman kami saat ini tentang transmisi pneumococcus sangatlah buruk, jadi kami ingin melihat bagaimana penyebarannya di masyarakat,” tegas dr Victoria, sebagaimana dilansir dari The Sun, Kamis (11/10/2018).

 Baca juga: Belum Juga Dibayar, Seniman Ini Terancam Dipenjara karena Membuat Tato untuk Bocah 10 Tahun!

“Memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana bakteri menyebar akan memungkinkan bagaimana penularan dapat dikurangi, sehingga ada pencegahan infeksi pneumokokus yang lebih besar,” lanjutnya.

Para peneliti menemukan bahwa bakteri dapat berpindah dari tangan ke hidung dengan cara mengambil, mencolek atau hanya menggosok hidung mereka dengan punggung tangan.

 Mengupil (Shutterstock)

"Mungkin tidak realistis untuk membuat anak-anak berhenti memegang, menusuk dan menggosok hidung mereka. Namun, tak perlu khawatir, kehadiran bakteri kadang-kadang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat mengurangi peluang mereka untuk sakit di kemudian hari. Alhasil hingga saat ini tidak apakah benar mengurangi penyebaran pneumococcus pada anak akan memberikan hal terbaik,” lanjutnya.

Baca juga:  Pertahankan Warisan Budaya, Kemasan Lipstik ini Tampilkan Motif Batik yang Tak Biasa!

Tapi, orang tua harus tetap waspada, pasalnya penelitian ini menunjukkan bahwa tangan yang kotor dapat menyebarkan radang paru-paru. Ini mungkin sangat berbahaya ketika anak melakukan kontak dengan kerabat atau lansia dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

"Dalam situasi ini, memastikan kebersihan tangan yang baik dan pembersihan mainan mungkin akan mengurangi transmisi, dan mengurangi risiko terkena infeksi pneumokokus seperti pneumonia." tuntasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini