nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Ini Mengalami Cegukan Selama 8 Tahun

Fienca Amelia , Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 14:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 11 481 1962602 wanita-ini-mengalami-cegukan-selama-8-tahun-fTk3X7drei.jpg Wanita Ini Cegukan Selama 8 Tahun (Foto: Vt)

Cegukan yang datang tiba-tiba memang menyebalkan. Selain membuat kita terlihat konyok, cegukan juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Bisanya ini akan berlangsung lama dan sulit diatasi. Tapi, ada beberapa cara seperti menjulurkan lidah, minum banyak air putih dan menahan napas yang dianggap bisa menyembuhkan cegukan.

Namun bagaimana kalau cegukan itu tidak berhenti? Kebanyakan orang mengalami cegukan paling lama sekitar 5 menit. Namun berbeda dengan wanita yang satu ini. Dilansir Okezone dari Vt, Kamis (11/10/2018) gadis bernama Danielle Kirkland ini mengalami cegukan selama 8 tahun tanpa henti.

Sebelum mengalami cegukan, wanita ini berpesta pada Maret 2008. Ketika bangun tidur, Danielle mengalami cegukan. Ia mengira cegukan ini disebabkan oleh minuman keras yang ia konsumsi saat pesta. Namun, Danielle jadi khawatir ketika cegukannya berlangsung terus menerus selama beberapa jam, setiap hari selama 8 tahun. 

Ini merupakan masalah yang cukup serius baginya. Ia mengunjungi dokternya selama tujuh kali dan akhirnya mereka mendiagnosis kalau Danielle menderita cegukan kronis. Ia pun mencoba berkonsultasi dengan spesialis lambung, telinga, hidung, tenggorokan dan paru-paru di Sistem Kesehatan St Vincent di Birmingham.

Baca Juga :

Dokter Danielle pun tercengang melihat apa yang menyebabkan cegukannya itu. Mereka memutuskan bahwa cegukan Danielle mungkin disebabkan oleh diafragma yang secara tidak sengaja tertular dan mengalami kejang-kejang. Ini terjadi karena kecanduannya terhadap obat penghilang rasa sakit yang dia konsumsi untuk migrain dan radang sendanya.

"Saya mengambil barbiturat dan Lortab (opiat acetaminophen dan hidrokodon). Saya telah melakukan ini selama bertahun-tahun. Namun, dampak jangka panjangnya telah menyebabkan cegukan kronis," kata Danielle, Kamis (11/10/2018).

Cegukan ini telah mengganggu hidupnya. Danielle yang sudah kuliah dan sedang pelatihan untuk menjadi perawat seringkali dikeluarkan dari kelas karena cegukannya yang mengganggu. Ia pun menjadi sulit berkonsentrasi di kelas. Ini juga mempengaruhi kehidupan cintanya.

Danielle akhirnya diresepkan pelemas otot tizanidine. Ia minum obat itu setiap malam untuk mengurangi frekuensi cegukannya menjadi hanya enam atau tujuh kali sehari. Saat melihat orang yang mengalami cegukan membuatnya jadi panik. Dan jika cegukannya kembali, ia mengonsumsi gula atau netraliser asam yang bisa membantu meredakan cegukan itu.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini